Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ada Deretan Mobil Mewah, Sejumlah Hal Jadi Sorotan Saat Rumah Silmy Karim Digeledah KPK

Ada Deretan Mobil Mewah, Sejumlah Hal Jadi Sorotan Saat Rumah Silmy Karim Digeledah KPK Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Penggeledahan rumah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka perhatian publik terhadap sejumlah barang mewah yang berada di kediamannya di kawasan elite Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tim penyidik KPK mendatangi rumah Silmy di Jalan Brawijaya III Nomor 5 pada Rabu (3/6/2026) malam, hanya beberapa jam setelah yang bersangkutan menyerahkan diri ke Gedung Merah Putih KPK terkait pengembangan kasus operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Imigrasi.

Baca Juga: 'Kunci Terang Perkara,' Ini Alasan Silmy Karim Diburu KPK dalam OTT Besar-besaran di Imigrasi

Pantauan di lokasi menunjukkan penyidik memasuki rumah melalui area garasi yang terlihat menyimpan sejumlah kendaraan premium. Setidaknya dua unit mobil Porsche berwarna silver dan merah marun tampak terparkir di dalam area kediaman tersebut.

Kehadiran kendaraan mewah itu langsung menjadi perhatian karena penggeledahan dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi pengurusan dokumen keimigrasian yang sedang didalami KPK.

Tim penyidik tiba sekitar pukul 22.55 WIB menggunakan beberapa kendaraan operasional. Sebelum memasuki rumah, sempat terjadi perdebatan singkat dengan penjaga kediaman.

Setelah berada di dalam rumah selama kurang lebih satu jam, tiga kendaraan penyidik masuk ke area halaman. Gerbang kemudian ditutup rapat sehingga aktivitas di dalam rumah tidak dapat dipantau dari luar.

Sekitar pukul 00.02 WIB, Kamis (4/6/2026), rombongan penyidik meninggalkan lokasi menuju kawasan Blok M.

Hingga kini, KPK belum mengungkap apakah terdapat aset, dokumen, uang tunai, atau barang berharga lainnya yang diamankan dari penggeledahan tersebut.

Penggeledahan dilakukan setelah Silmy Karim mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu malam. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa Silmy hadir atas inisiatif sendiri.

“Benar, yang bersangkutan sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK,” kata Budi.

Menurut Budi, Silmy datang untuk memenuhi kebutuhan penyidikan yang sedang berjalan.

“Menyerahkan diri,” ujarnya.

Saat tiba di kantor KPK, Silmy tidak banyak memberikan keterangan kepada awak media. Ia hanya menyebut baru menyelesaikan agenda kegiatannya sebelum mendatangi lembaga antirasuah tersebut.

Kasus ini merupakan pengembangan dari OTT yang dilakukan KPK di lingkungan Imigrasi Jakarta Barat. Operasi tersebut menyeret sejumlah pejabat aktif maupun mantan pejabat Direktorat Jenderal Imigrasi terkait dugaan praktik suap dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing, termasuk KITAS dan KITAP.

Baca Juga: 'Lama Dipantau Prabowo', Dua Isu di Balik Pencopotan Kepala BGN usai Lempar Wacana MBG di Arab Saudi

Dengan penggeledahan rumah Silmy Karim, penyidikan kasus yang mengguncang institusi Imigrasi itu kini dinilai memasuki fase yang lebih serius. Perhatian publik pun tidak hanya tertuju pada proses hukum yang berjalan, tetapi juga pada berbagai aset bernilai tinggi yang ditemukan di kediaman pejabat yang kini tengah menjadi sorotan tersebut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar