Kredit Foto: Muhammad Farhan Shatry
Pemanfaatan SPPG dinilai menjadi solusi efektif untuk mengamankan kelebihan pasokan tersebut.
"Sehingga ini bagus buat peternak dan penyerapannya sebenarnya ada. Tinggal kita mengatur manajemennya untuk SPPG dengan baik sehingga telur bisa terserap dengan baik," paparnya.
Skema penyerapan serupa juga terbuka bagi komoditas protein lainnya.
"Tidak hanya telur. Jadi kebutuhan protein untuk MBG seperti ayam atau daging ayam, apabila harga turun di bawah HET, maka juga akan kita minta untuk SPPG menyerap," tegas Budi.
Baca Juga: Harga Telur Bergejolak, Kementan Gaspol Serapan Pasar dan Hilirisasi
Baca Juga: Said Didu Dukung Istana Bongkar Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
Sinergi lintas lembaga ini menjadi bentuk perlindungan pemerintah terhadap keberlangsungan usaha peternak rakyat. Integrasi penyaluran gizi tersebut diharapkan mampu menyeimbangkan pasokan dan permintaan di pasar.
"Jadi ini bagus sekali (MBG), tinggal bagaimana manajemennya antara permintaan dan suplai kita," ujar Budi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: