Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Amartha Perketat Pembiayaan UMKM di Tengah Pelemahan Daya Beli dan Ekonomi

Amartha Perketat Pembiayaan UMKM di Tengah Pelemahan Daya Beli dan Ekonomi Kredit Foto: Azka Elfriza

Melalui mekanisme tersebut, anggota kelompok saling membantu apabila terdapat anggota lain yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban pembayaran.

“Jadi mereka saling patungan, istilahnya tanggung renteng. Kemudian kalau sudah lancar lagi nanti dibalikin lagi semua uangnya, jadi mereka saling support lah komunitas satu sama lain,” katanya.

Sebagai informasi, tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) Amartha saat ini berada di level 4,39%.

Baca Juga: Purbaya Jelaskan Nasib Influencer dan PT dalam Skema PPh Final UMKM 0,5 Persen

Baca Juga: DJP Permanenkan Tarif PPh Final UMKM 0,5%, CV dan PT Umum Tak Lagi Jadi Penerima

Meski kondisi ekonomi saat ini dinilai lebih berat dibandingkan tahun lalu, Taufan meyakini peluang pemulihan ekonomi tetap terbuka pada periode mendatang.

“Jadi apakah tahun ini dibanding tahun lalu ekonominya lebih kurang? Bisa dibilang lebih kurang. Tapi kan namanya siklus kayak gini nanti ada waktunya buat rebound lagi. Kita yang pasti akan terus bertahan, mendukung, memastikan bisnis-bisnis yang sekarang sudah berjalan tetap berjalan baik, tetap tumbuh secara sehat,” ujarnya.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri