Olahraga Lari Makin Digemari, Riau Bhayangkara Run 2026 Catat Rekor 15.080 Peserta dan jadi Magnet Sport Tourism Sumatera
Kredit Foto: Istimewa
Riau Bhayangkara Run 2026 mencatat pertumbuhan jumlah peserta yang signifikan. Hingga penutupan pendaftaran, ajang lari yang digelar Polda Riau tersebut berhasil menarik 15.080 peserta, melampaui capaian tahun lalu yang mencapai 13.079 pelari.
Peningkatan jumlah peserta tersebut memperkuat posisi Riau Bhayangkara Run sebagai salah satu event lari terbesar dan paling diminati di Sumatera, sekaligus menunjukkan meningkatnya daya tarik kegiatan olahraga yang dikemas dengan konsep promosi daerah.
Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, mengatakan tingginya animo masyarakat mencerminkan kepercayaan yang terus meningkat terhadap penyelenggaraan event tersebut.
“Alhamdulillah, pendaftaran resmi telah kami tutup dengan total peserta mencapai 15.080 orang. Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan karena menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run terus meningkat,” kata Daniel, Minggu (7/6/2026).
Menurut dia, peserta tidak hanya berasal dari Riau, tetapi juga datang dari berbagai daerah seperti DKI Jakarta, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Aceh, dan sejumlah provinsi lainnya.
Kehadiran peserta dari berbagai wilayah tersebut dinilai semakin mengukuhkan Riau Bhayangkara Run sebagai event sport tourism yang mampu menarik kunjungan ke Pekanbaru. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana promosi daerah kepada masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia.
Daniel menjelaskan, Riau Bhayangkara Run 2026 merupakan salah satu rangkaian utama peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polda Riau. Melalui kegiatan tersebut, pihaknya ingin menghadirkan momentum yang tidak hanya melibatkan anggota Polri, tetapi juga masyarakat luas.
“Kami ingin Hari Bhayangkara tidak hanya dirasakan oleh anggota Polri, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan dengan masyarakat. Karena itu Riau Bhayangkara Run kami hadirkan sebagai ruang kolaborasi, ruang silaturahmi, sekaligus ruang untuk mempromosikan Riau kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.
Ia menilai event tersebut berpotensi memberikan dampak nyata bagi daerah, terutama melalui promosi pariwisata dan penguatan ekonomi lokal. Para peserta yang datang dari luar daerah diharapkan tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga mengenal berbagai potensi yang dimiliki Riau.
“Kami berharap para peserta yang datang ke Pekanbaru tidak hanya mendapatkan pengalaman berlari yang berkesan, tetapi juga membawa cerita baik tentang Riau ketika kembali ke daerah masing-masing,” kata Daniel.
Menurutnya, perkembangan jumlah peserta menunjukkan bahwa Riau Bhayangkara Run telah melampaui status sebagai event daerah dan mulai diperhitungkan di tingkat nasional. Banyak pelari dari luar Riau yang datang untuk merasakan atmosfer perlombaan sekaligus menikmati potensi yang dimiliki provinsi tersebut.
Berdasarkan data panitia, kategori 5K Umum dan Pelajar menjadi kategori dengan jumlah peserta terbesar. Selanjutnya terdapat kategori 10K Umum dan Master serta kategori 21K Nasional. Sementara itu, kategori 21K Internasional akan diikuti pelari mancanegara yang akan bersaing bersama peserta nasional pada perlombaan yang digelar pada 19 Juli 2026.
Daniel menilai tingginya minat pada kategori 21 kilometer menjadi indikasi berkembangnya budaya lari jarak jauh di Indonesia, khususnya di Sumatera.
“Tahun ini komposisi peserta cukup menarik karena tidak hanya didominasi kategori rekreasional seperti 5K, tetapi juga banyak pelari yang memilih kategori 10K dan Half Marathon. Ini menunjukkan kualitas komunitas lari yang terus tumbuh,” ujarnya.
Baca Juga: Situs Bank Palsu jadi Modus Baru Kejahatan Digital, Polda Riau Tangkap Mahasiswa di Kampar
Untuk mendukung kualitas penyelenggaraan, panitia melakukan sejumlah penyempurnaan dibanding tahun sebelumnya. Event tahun ini menggunakan rute yang telah bersertifikasi World Athletics, dilengkapi sistem pencatatan waktu profesional, water station, pos kesehatan tambahan, ambulans siaga di sejumlah titik, serta pengaturan lalu lintas dan parkir yang lebih baik.
Selain aspek olahraga dan ekonomi, Riau Bhayangkara Run 2026 juga mengusung tema “Run With Purpose, Move Forward With Riau” yang sejalan dengan program Green Policing Polda Riau. Tema tersebut membawa pesan tentang pentingnya gaya hidup sehat, penguatan solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Daniel berharap pelaksanaan pada 19 Juli mendatang dapat berlangsung aman, nyaman, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta sekaligus semakin memperkenalkan Provinsi Riau kepada masyarakat luas.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: