Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Babak Baru Whoosh! Kemenkeu Ambil Alih Saham KCIC, China Beri Lampu Hijau

Babak Baru Whoosh! Kemenkeu Ambil Alih Saham KCIC, China Beri Lampu Hijau Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah memastikan penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) akan dilakukan melalui Kementerian Keuangan. Langkah tersebut dilakukan dengan mengambil alih seluruh kepemilikan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan rencana tersebut telah dikomunikasikan kepada pemerintah China. Menurutnya, respons yang diberikan berjalan positif.

"Ya, kalau penyelesaian selalu baik," kata Airlangga di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Dengan skema baru tersebut, kepemilikan 60 persen saham Indonesia di KCIC nantinya tidak lagi berada di bawah PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui PSBI. Porsi saham tersebut akan dikelola langsung oleh Kementerian Keuangan, sedangkan 40 persen sisanya tetap dimiliki konsorsium perusahaan China.

Penyelesaian restrukturisasi keuangan proyek Whoosh juga telah dibahas dalam rapat pemerintah di Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Pertemuan itu dihadiri sejumlah menteri, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Prasetyo Hadi memastikan penyelesaian utang proyek kereta cepat akan menjadi tanggung jawab Kementerian Keuangan. Namun, ia menyerahkan penjelasan mengenai mekanisme teknis kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Yang akan menanggung adalah dari Kementerian Keuangan. Skemanya nanti Pak Purbaya yang ngatur," ujar Prasetyo.

Saat ditanya mengenai sikap Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo mengatakan kepala negara meminta persoalan utang proyek strategis tersebut segera dituntaskan.

"(Respons Prabowo) Ya segera diselesaikan," katanya.

Sementara itu, AHY mengaku telah memperoleh penjelasan langsung dari CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Danantara Dony Oskaria terkait restrukturisasi keuangan KCIC. Menurutnya, seluruh pihak telah mencapai kesepakatan mengenai langkah penyelesaian utang proyek Whoosh.

"Tadi saya juga bicara dan bertanya sekaligus bagaimana kita ingin menyelesaikan urusan kereta cepat, restrukturisasi keuangan dan sudah dijelaskan tadi oleh CEO maupun COO Danantara sudah duduk bareng kita semua," ujar AHY.

Baca Juga: Istana Ungkap Kemenkeu Ambil Alih Saham KCIC, Siapa yang Kini Tanggung Utang Kereta Cepat?

Ia menambahkan skema pengambilalihan oleh Kementerian Keuangan merupakan bagian dari restrukturisasi yang sebelumnya telah disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Dan sudah disepakati nanti pada saatnya akan seperti yang kemarin juga teman-teman sudah mendengarkan dari Menteri Keuangan dan mengambil alih dari apa yang telah dibicarakan selama ini terkait dengan restrukturisasi keuangan KCIC," katanya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy