Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Jatuh ke 5.434, Saham Bank dan TLKM Jadi Pemberat Utama

IHSG Jatuh ke 5.434, Saham Bank dan TLKM Jadi Pemberat Utama Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,87% ke level 5.434,31 pada akhir sesi pertama perdagangan Senin (8/6/2026). Mirae Asset Sekuritas menilai tekanan dari bursa global, pelemahan nilai tukar rupiah, serta koreksi saham-saham perbankan dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menjadi faktor utama yang membebani pergerakan indeks.

Dalam ulasan pasar sesi pertama, Mirae Asset Sekuritas menyebut IHSG bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan pagi dan sempat anjlok lebih dari 4% sebelum memangkas sebagian kerugian menjelang penutupan sesi.

“Mengawali pekan ini, IHSG bergerak fluktuatif dan ditutup turun 2,9% ke level 5.434 pada akhir sesi 1 seiring tekanan bursa global dan pelemahan rupiah,” tulis Mirae Asset Sekuritas dalam riset hariannya.

Mirae Asset menambahkan bahwa pelemahan saham-saham perbankan dan kejatuhan saham TLKM menjadi pemberat utama indeks.

“Penurunan saham perbankan dan kejatuhan saham TLKM membebani gerak IHSG yang sempat longsor lebih dari 4% di sesi awal perdagangan,” tulis Mirae Asset.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai transaksi mencapai Rp12,9 triliun dengan volume perdagangan 18,47 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,35 juta kali. Sebanyak 685 saham melemah, 89 saham menguat, dan 185 saham bergerak stagnan.

Baca Juga: Pasar Keuangan Kacau! IHSG Jeblok, Rupiah Rekor Terburuk, Said Didu Angkat Tangan

Baca Juga: Rupiah Diproyeksi Tembus Rp19.000 dan IHSG Berpotensi Anjlok ke 4.000 di Akhir Juni 2026

Seluruh indeks sektoral berada di zona merah. Mirae Asset mencatat sektor kesehatan menjadi yang paling tertekan dengan koreksi 6,01%, disusul sektor infrastruktur yang turun 4,72%, sektor siklikal 3,99%, sektor transportasi 3,62%, dan sektor industri 3,32%.

Tekanan juga terjadi pada saham-saham berkapitalisasi besar. Saham TLKM anjlok 11,95% ke level 2.430. Sementara itu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 2,27%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah 2,92%, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terkoreksi 0,52%.

Menurut Mirae Asset, sentimen eksternal turut membebani pasar regional. Bursa Asia bergerak melemah dengan indeks Kospi Korea Selatan memimpin penurunan setelah terkoreksi lebih dari 7%.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri