Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Trump Larang Israel Membalas Iran, Netanyahu Tutup Semua Pintu Gaza

Trump Larang Israel Membalas Iran, Netanyahu Tutup Semua Pintu Gaza Kredit Foto: Reuters/WANA/Iranian Army
Warta Ekonomi, Jakarta -

Trump meminta Israel untuk tidak membalas Iran meski baru saja terkena serangan rudal balistik. Presiden Amerika Serikat tersebut juga menegaskan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu harus menerima kesepakatan nuklir apa pun yang berhasil dicapai AS dan Teheran.

Dalam wawancara Financial Times, Minggu (7/6), Trump menekankan bahwa kebijakan luar negeri Amerika Serikat berada sepenuhnya di bawah kendalinya. Ia menyatakan Netanyahu tidak memiliki pilihan selain menerima hasil perundingan yang sedang diupayakan pemerintah AS dengan Iran.

Trump bahkan menegaskan bahwa keputusan terkait hubungan dengan Iran ditentukan oleh dirinya, bukan oleh pemimpin Israel. Pernyataan itu muncul setelah Iran meluncurkan rudal balistik ke berbagai sasaran di Israel, yang menjadi pelanggaran paling besar terhadap gencatan senjata yang dicapai pada awal April.

Sebelumnya, Trump juga mengatakan kepada Fox News bahwa dirinya akan meminta Netanyahu untuk tidak melakukan pembalasan terhadap Iran. Sejumlah laporan media, termasuk Axios dan media Israel, menyebutkan bahwa keduanya telah melakukan pembicaraan melalui telepon terkait situasi tersebut.

Meski serangan rudal Iran terjadi, Trump memastikan upaya mencapai kesepakatan nuklir dengan Teheran akan tetap berlanjut. Menurutnya, serangan tersebut tidak akan memengaruhi proses perundingan yang sedang berlangsung.

Trump mengatakan kesepakatan dengan Iran akan dinilai berdasarkan substansinya sendiri. Namun, jika perundingan gagal mencapai hasil, ia menyatakan akan mempertimbangkan langkah militer terhadap Iran atau memperketat blokade ekonomi.

Di tengah seruan Trump agar Israel menahan diri, otoritas Israel justru mengambil langkah berbeda. Pada Senin (8/6), Israel menutup seluruh penyeberangan menuju Jalur Gaza dan menghentikan pengiriman bantuan kemanusiaan hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca Juga: Israel Abaikan Perintah Trump, Serangan Terbaru Akan Bikin Runyam Negosiasi Amerika dan Iran

Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah (COGAT), unit di bawah Kementerian Pertahanan Israel, menyatakan kebijakan tersebut diberlakukan setelah serangan rudal balistik Iran terhadap Israel.

Menurut laporan The Times of Israel, langkah itu mencakup penutupan seluruh akses menuju Gaza, termasuk penyeberangan Kerem Shalom dan Rafah, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari otoritas setempat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: