Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Baru Dimulai, Piala Dunia 2026 Sudah Diterpa Dua Masalah Besar: Tribun Kosong dan Kerusuhan.

Baru Dimulai, Piala Dunia 2026 Sudah Diterpa Dua Masalah Besar: Tribun Kosong dan Kerusuhan. Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Hari pembukaan Piala Dunia 2026 langsung diwarnai kontroversi setelah ratusan kursi penonton terlihat kosong dalam laga Korea Selatan melawan Republik Ceko di Stadion Guadalajara, Meksiko, Kamis (11/6/2026).

Pemandangan sepinya tribun VIP ini menjadi tamparan keras bagi FIFA, mengingat sehari sebelumnya Presiden FIFA Gianni Infantino sempat menyombongkan adanya rekor permintaan tiket tertinggi sepanjang sejarah.

Kondisi kontras ini memicu gelombang kritik tajam terhadap kebijakan tarif FIFA. Banyak suporter memprotes harga tiket pertandingan fase grup yang dinilai terlalu mahal hingga membuat stadion tidak terisi penuh.

Stadion Guadalajara yang berkapasitas 45.664 penonton diklaim oleh pihak panitia dihadiri oleh 44.985 orang saat Korea Selatan menang 2-1 atas Republik Ceko. Namun, siaran langsung televisi dengan jelas memperlihatkan hamparan kursi kosong yang mencolok, terutama di area VIP.

Jumlah kursi kosong tersebut jauh lebih banyak daripada klaim FIFA yang menyebut hanya sekitar 700 tiket yang tidak terjual.

Padahal, sebelum turnamen dimulai, Gianni Infantino mengeklaim situs resmi FIFA kebanjiran hingga 500 juta permintaan pemesanan tiket lonjakan drastis hingga sepuluh kali lipat dibanding total permintaan di dua edisi Piala Dunia sebelumnya gabungan.

"Kami menerima 500 juta permintaan tiket. Sebagai perbandingan, dalam dua Piala Dunia terakhir jika digabungkan, kami hanya menerima 50 million (50 juta) permintaan," ujar Infantino pada April lalu.

Nyatanya, tingginya angka pemesanan tersebut berbanding terbalik dengan realisasi penjualan akibat harga yang melambung tinggi. Berikut beberapa fakta terkait karut-marut tiket yang terjadi:

Harga Selangit: Tiket untuk pertandingan fase grup yang kurang populer masih dipatok dengan harga sangat tinggi, mulai dari $300 (sekitar Rp4,8 juta).

Ribuan tiket dilaporkan masih menumpuk dan belum terjual di portal resmi resale, termasuk untuk laga pembuka Amerika Serikat melawan Paraguay di Los Angeles.

FIFA bahkan dilaporkan terpaksa memotong harga tiket secara drastis untuk seluruh 104 pertandingan di AS, Kanada, dan Meksiko demi menarik minat suporter agar mau datang langsung ke stadion.

Di dalam lapangan, Korea Selatan sebenarnya menyajikan laga yang sengit setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan satu gol untuk membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas Republik Ceko.

Sementara itu, situasi berbeda terjadi pada laga pembuka di Stadion Azteca, Meksiko City. Stadion berkapasitas 83.264 itu ludes terjual saat tuan rumah Meksiko mengalahkan Afrika Selatan 2-0.

Laga pembuka tersebut dimeriahkan oleh upacara pembukaan mewah yang menampilkan Shakira serta duet antara Andrea Bocelli dan bintang K-Pop, Ejae.

Meski di dalam stadion penuh sesak, laga di Azteca dinodai kerusuhan hebat di luar area stadion. Massa yang memprotes isu hak asasi manusia melemparkan bom molotov dan batu ke arah kepolisian Meksiko, sementara ratusan penonton tanpa tiket lainnya mencoba merangsek masuk ke dalam stadion secara paksa.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat