Kredit Foto: Ilustrasi AI
Klaim Efisiensi
BYD mengklaim M6 DM mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga sekitar 65 km per liter dalam kondisi ideal dengan total jarak tempuh gabungan lebih dari 1.600 kilometer ketika baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.
Mobil ini juga diklaim dapat melaju hingga sekitar 105 kilometer hanya dengan tenaga listrik sebelum mesin bensin ikut bekerja.
Sementara Toyota mengklaim konsumsi BBM Veloz Hybrid mencapai sekitar 28,9 km per liter dalam penggunaan kombinasi. Angka riil di lapangan tentu dapat berubah tergantung kondisi lalu lintas, beban kendaraan, hingga gaya mengemudi.
Meski demikian, performa efisiensi PHEV seperti BYD M6 DM sangat bergantung pada kebiasaan penggunanya dalam mengisi ulang baterai. Jika rutin dicas, konsumsi bensin bisa sangat rendah. Sebaliknya, ketika baterai jarang diisi, efisiensinya akan lebih mendekati mobil hybrid biasa.
Soal Insentif
Status BYD M6 DM sebagai kendaraan plug-in hybrid juga membuatnya berbeda dengan model listrik murni BYD. Mobil ini tidak menikmati berbagai fasilitas yang umumnya diberikan kepada kendaraan listrik berbasis baterai (BEV), seperti pembebasan aturan ganjil genap di sejumlah daerah maupun insentif pajak tertentu.
Kondisi tersebut membuat posisinya relatif serupa dengan Toyota Veloz Hybrid, yang juga masuk kategori kendaraan elektrifikasi namun bukan mobil listrik penuh.
Baca Juga: Resmi Meluncur, BYD M6 DM Dilego Mulai Rp 298 Juta
Harga Resmi
BYD kini telah mengumumkan harga resmi M6 DM di Indonesia dengan rincian sebagai berikut:
-
BYD M6 DM Classic Standard: Rp298 juta
-
BYD M6 DM Classic Dynamic: Rp318 juta
-
BYD M6 DM Cross Advanced: Rp360 juta
-
BYD M6 DM Cross Superior: Rp380 juta
-
BYD M6 DM Cross Superior Captain: Rp390 juta
Sebagai pembanding, Toyota Veloz Hybrid dipasarkan pada kisaran Rp303 juta hingga Rp389 juta (OTR Jabodetabek), tergantung tipe dan pilihan yang tersedia.
Dengan banderol tersebut, persaingan di segmen MPV elektrifikasi diperkirakan akan semakin ketat. Konsumen kini memiliki pilihan antara plug-in hybrid dengan karakter layaknya mobil listrik atau full hybrid yang lebih sederhana dan praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: