IPO SpaceX, OpenAI, dan Anthropic Berpotensi Sedot Likuiditas Pasar Kripto
Kredit Foto: Bappebti
Lebih lanjut, Ryan mengingatkan investor untuk mencermati berbagai faktor yang memengaruhi pergerakan pasar, baik yang berasal dari industri kripto maupun perkembangan ekonomi dan pasar keuangan global.
Menurutnya, kehadiran IPO perusahaan-perusahaan teknologi besar menunjukkan semakin ketatnya persaingan dalam menarik perhatian investor global. Karena itu, pergerakan aset digital saat ini tidak hanya dipengaruhi faktor internal industri kripto, tetapi juga dinamika investasi global yang lebih luas.
Bittime menilai meningkatnya minat investor terhadap perusahaan teknologi global merupakan bagian dari tren diversifikasi investasi yang terus berkembang. Investor kini tidak lagi berfokus pada satu kelas aset, melainkan mulai mencari eksposur ke berbagai instrumen yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi digital dan inovasi global.
Perusahaan juga menilai gelombang IPO perusahaan teknologi dan AI berpotensi menjadi salah satu katalis utama pasar keuangan global sepanjang 2026. Meski dapat memicu perpindahan likuiditas dari pasar kripto dalam jangka pendek, perkembangan tersebut dinilai mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap inovasi dan ekonomi digital yang pada akhirnya dapat memberikan dampak positif bagi ekosistem aset digital.
Bittime juga mencatat minat investor Indonesia terhadap aset tokenisasi atau real-world assets (RWA) terus meningkat. Beberapa aset yang banyak diminati antara lain Tether Gold (XAUT), Silver Token (SLVON), SP500 Tokenized ETF (SPYX), Tesla Tokenized Stock (TSLAX), dan Nasdaq Tokenized ETF (QQQX).
Menurut Bittime, tren tersebut menunjukkan investor semakin aktif mencari eksposur dan membangun portofolio yang lebih beragam melalui berbagai instrumen global, mulai dari komoditas, saham perusahaan teknologi, hingga indeks pasar saham Amerika Serikat. Hal itu juga mencerminkan semakin matangnya perilaku investasi masyarakat dalam menghadapi dinamika pasar global.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: