Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

AS Mendadak Blokir Dua AI Terkuat Anthropic, Ada Apa?

AS Mendadak Blokir Dua AI Terkuat Anthropic, Ada Apa? Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Amerika Serikat (AS) memerintahkan perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic menghentikan akses terhadap dua model AI terbarunya, Fable 5 dan Mythos 5, dengan alasan keamanan nasional. Langkah ini menandai semakin ketatnya pengawasan pemerintah AS terhadap teknologi AI generasi mutakhir.

Menurut sejumlah laporan media internasional, Departemen Perdagangan AS menerbitkan arahan pengendalian ekspor yang mewajibkan Anthropic menangguhkan akses Fable 5 dan Mythos 5 bagi warga negara asing. Namun, karena keterbatasan teknis dalam menerapkan pembatasan secara selektif, Anthropic akhirnya menonaktifkan kedua model tersebut untuk seluruh pengguna secara global.

Anthropic menyatakan tetap mematuhi arahan pemerintah meski tidak sepakat dengan dasar keputusan tersebut. Perusahaan mengaku tidak menerima penjelasan rinci mengenai risiko keamanan nasional yang menjadi alasan penerapan pembatasan.

Dalam pernyataan resminya, Anthropic menyebut pemerintah AS meyakini terdapat metode untuk menembus sistem pengamanan atau jailbreak pada Fable 5 yang berpotensi digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan perangkat lunak. Namun, perusahaan menilai temuan tersebut hanya menunjukkan kemampuan terbatas yang juga dimiliki model AI lain yang tersedia secara publik.

"Kami mematuhi arahan hukum pemerintah dan menghapus akses terhadap Fable 5 serta Mythos 5 untuk seluruh pengguna. Namun, kami tidak sependapat bahwa temuan mengenai potensi jailbreak yang terbatas seharusnya menjadi alasan untuk menarik model komersial yang telah digunakan ratusan juta orang," tulis Anthropic dalam pernyataan resminya.

Perselisihan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian pemerintah AS terhadap risiko AI generasi terbaru. Jika sebelumnya pembatasan ekspor lebih banyak difokuskan pada chip dan perangkat keras AI, kebijakan terhadap Fable 5 dan Mythos 5 menunjukkan bahwa model AI itu sendiri kini mulai menjadi sasaran pengawasan regulator.

Menurut sejumlah laporan, pemerintah AS khawatir kemampuan model AI generasi terbaru dapat dimanfaatkan untuk menemukan celah keamanan perangkat lunak atau digunakan oleh pihak asing yang dianggap berpotensi mengancam kepentingan nasional AS.

Baca Juga: Dari AI Enabled ke AI First, Pemimpin Teknologi Dorong Organisasi Siap Masuki Era Agentic Enterprise

Baca Juga: Dari AI hingga Green Economy, Ini Sektor yang Dinilai Menjanjikan ke Depan

Anthropic menegaskan bahwa sebelum diluncurkan, Fable 5 dan Mythos 5 telah melalui ribuan jam pengujian keamanan bersama pemerintah AS, lembaga keselamatan AI Inggris, organisasi independen, serta tim internal perusahaan. Menurut Anthropic, hasil pengujian menunjukkan tingkat perlindungan yang lebih kuat dibandingkan model generasi sebelumnya.

Kontroversi ini terjadi hanya beberapa hari setelah Anthropic meluncurkan Fable 5 sebagai bagian dari kategori kemampuan baru yang disebut "Mythos-class". Perusahaan menilai standar yang terlalu ketat terhadap potensi jailbreakdapat menghambat pengembangan dan peluncuran model AI generasi terdepan karena tidak ada sistem yang sepenuhnya bebas dari risiko eksploitasi.

Saat ini Anthropic tengah berupaya berkomunikasi dengan pemerintah AS untuk mengklarifikasi dasar kebijakan tersebut dan berharap akses terhadap Fable 5 serta Mythos 5 dapat dipulihkan dalam waktu dekat.

Kasus ini menjadi sorotan industri teknologi global karena dapat menjadi preseden baru terkait sejauh mana pemerintah dapat membatasi distribusi dan penggunaan model AI atas dasar keamanan nasional.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri