Kredit Foto: Toyota Indonesia
Selain mempertahankan lini hybrid yang menjadi andalannya, Toyota juga terus mengembangkan kendaraan berbahan bakar hidrogen dan fuel cell sebagai alternatif pengurangan emisi karbon.
Di sisi lain, Toyota belum menunjukkan tanda-tanda meninggalkan mobil performa tinggi. Bahkan, sejumlah laporan menyebut perusahaan tengah menyiapkan generasi terbaru GR Yaris berteknologi hybrid serta beberapa model sport baru seperti MR2, Celica, dan GR GT.
Toyoda juga mengakui dirinya memiliki kekhawatiran apabila masa depan industri otomotif hanya didominasi oleh kendaraan listrik.
Baca Juga: Semua Akan Listrik Pada Waktunya, Bos Toyota Akio Toyoda: 'Saya Merasa Kesepian'
"Semua orang beralih ke kendaraan listrik, itulah ketakutan terbesar saya," tuturnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Toyota masih memandang masa depan industri otomotif akan diisi oleh beragam teknologi, bukan hanya kendaraan listrik berbasis baterai. Di tengah percepatan elektrifikasi global, perusahaan memilih menjaga keseimbangan antara target pengurangan emisi, kebutuhan konsumen, dan keberlangsungan ekosistem industri yang telah dibangun selama puluhan tahun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: