- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Asing Masih Net SelI, Kiwoom Sebut Investor Kena Efek Piala Dunia Pilih Taruh Dana di Meja Taruhan
Kredit Foto: Istimewa
PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menilai dimulainya ajang Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat berpotensi mengalihkan perhatian investor global dan sebagian likuiditas pasar ke aset-aset berprofil tinggi, sehingga dapat menahan arus modal asing masuk ke pasar saham Indonesia.
Di tengah kondisi tersebut, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp261 miliar pada perdagangan terakhir, sehingga akumulasi dana asing yang keluar dari pasar saham Indonesia sejak awal tahun mencapai sekitar Rp78,5 triliun.
Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia Suryanata menyebut perhatian investor global saat ini tersedot oleh sejumlah agenda berskala besar di pasar internasional.
“Dalam jangka pendek, perhatian investor global juga sedang tertarik pada sejumlah peristiwa besar, seperti dimulainya FIFA World Cup di Amerika Serikat yang berpotensi mengalihkan sebagian fokus serta likuiditas pasar global ke aset-aset berprofil tinggi, termasuk ke meja taruhan olahraga,” tulis Kiwoom dalam risetnya pada 12 Juni 2026.
Menurut Kiwoom, secara historis aktivitas pasar saham cenderung melambat ketika ajang olahraga global berskala besar berlangsung. Kondisi tersebut dapat membuat aliran dana investasi menjadi lebih selektif, terutama di pasar negara berkembang seperti Indonesia.
Selain faktor eksternal, Kiwoom menilai investor asing masih mencermati sejumlah risiko domestik, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah, persepsi risiko Indonesia, serta tren “Sell Indonesia” yang masih berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.
Di sisi lain, pasar juga memonitor rencana aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta yang dinilai berpotensi menambah kekhawatiran investor terhadap stabilitas sosial dan politik dalam negeri.
Baca Juga: Sederet Laga Big Match Siap Pecahkan Piala Dunia 2026 Pekan Ini, Cek Jadwal Lengkapnya!
Baca Juga: Kenapa Piala Dunia Kali ini Sepi? 'Kalah dengan Drama Rumah Tangga Sarwendah'
“Selama faktor-faktor tersebut masih membayangi, arus modal asing diperkirakan akan tetap selektif dan belum sepenuhnya kembali ke pasar saham Indonesia,” tulis Kiwoom.
Kiwoom menilai kombinasi ketidakpastian global, pergeseran perhatian investor ke agenda internasional besar, dan sejumlah sentimen domestik masih berpotensi menahan pemulihan aliran dana asing ke pasar modal Indonesia dalam jangka pendek.
Sepanjang tahun 2026, investor asing tercatat melakukan jual bersih (net sell) sebesar Rp67,344 triliun di pasar saham Indonesia.
Pada pekan 8-12 Juni 2026 saja, investor asing masih membukukan jual bersih Rp5,98 triliun, meskipun nilainya lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp7,39 triliun.
Data perdagangan BEI menunjukkan investor asing membukukan nilai pembelian Rp50,61 triliun, sementara nilai penjualan mencapai Rp56,59 triliun selama sepekan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: