Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bukan Siswa atau Guru, Ini 5 Pihak yang Panik Wacana Stop MBG

Bukan Siswa atau Guru, Ini 5 Pihak yang Panik Wacana Stop MBG Kredit Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Ardianto Satriawan mengungkapkan lima pihak yang marah terkait wacana penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Ardianto, pihak-pihak tersebut bukanlah siswa penerima manfaat, orang tua murid, maupun guru. Mereka yang paling bereaksi justru adalah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yayasan pemilik SPPG, Badan Gizi Nasional (BGN), pejabat pemerintah, dan bahkan Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi program MBG ini buat siapa???" tulis Ardianto di dalam akun  X pribadinya, dikutip Rabu (17/6).

Seperti diketahui, tuntutan penghentian MBG sebelumnya disuarakan para mahasiswa dalam aksi demonstrasi bertajuk “Menuju Indonesia Bangkrut” pekan lalu.

Baca Juga: Guru Honorer Karawang: Program MBG Haram Masuk Anggaran Pendidikan

Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menilai pro-kontra dalam kebijakan pemerintah, termasuk MBG, merupakan hal yang wajar terjadi di masyarakat. Ia menegaskan bahwa tugasnya hanyalah menjalankan perintah dari kepala negara.

"Kami kan diangkat untuk menjalankan perintah. Itu saja. Bahwa masyarakat pro-kontra dan sebagainya itu hal yang memang wajar, ya, di dalam negara demokrasi,” kata Arumsari setelah menghadiri rapat kerja dengan Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta, Senin (15/6).

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya