- Home
- /
- EkBis
- /
- Agribisnis
Pemerintah Dorong Kolaborasi Global untuk Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Peternakan
Kredit Foto: Istimewa
Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong kolaborasi global untuk memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis peternakan melalui penyelenggaraan Indo Livestock 2026 Expo & Forum. Pameran ini resmi dibuka di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Rabu (17/6/2026).
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, mengatakan bahwa sektor peternakan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, pembangunan ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat pedesaan.
Seiring meningkatnya kebutuhan protein hewani untuk mewujudkan visi Generasi Emas 2045, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan investor guna meningkatkan produksi, memperkuat investasi, serta memperluas akses pasar bagi produk peternakan Indonesia.
"Indo Livestock adalah instrumen diplomasi ekonomi peternakan Indonesia di hadapan dunia, menjadi tempat bertemunya stakeholder peternakan dari luar negeri dan dalam negeri, menjadi tempat dalam melakukan transaksi bisnis, sekaligus menjadi ruang konsolidasi nasional stakeholder peternakan sehingga diharapkan dapat menjadi booster percepatan modernisasi dunia usaha peternakan dan kesehatan hewan yang pada akhirnya akan berdampak pada Peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB)," kata dia.
Menyambut positif visi pemerintah dalam mendorong kemajuan sektor peternakan dan kesehatan hewan nasional, Managing Director Napindo, Arya Seta Wiriadipoera menyampaikan bahwa Indo Livestock 2026 merupakan wujud komitmen Napindo untuk terus menghadirkan platform yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai negara dalam satu ekosistem yang mendukung pertumbuhan sektor peternakan dan industri pendukungnya.
Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk dan teknologi, tetapi juga sarana untuk memperluas jejaring bisnis, mendorong transfer pengetahuan, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Lebih dari sekadar ajang pameran, Indo Livestock merupakan platform kolaborasi yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam satu ekosistem industri yang terintegrasi. Melalui partisipasi ratusan perusahaan dari berbagai negara, kami berharap penyelenggaraan tahun ini dapat mendorong lahirnya peluang kerja sama, investasi, dan transfer teknologi yang berkontribusi terhadap pengembangan sektor peternakan, kesehatan hewan, pertanian, perikanan, dan akuakultur Indonesia," ujar dia.
Selain menghadirkan pameran berskala internasional, Indo Livestock 2026 juga menyelenggarakan beragam program unggulan yang dirancang untuk mendorong pengembangan industri sekaligus memperluas partisipasi masyarakat.
Salah satunya adalah Indo Livestock Grand Championship (ILGC) yang menjadi sorotan tahun ini pada penyelenggaraan perdananya. Setelah sukses menggelar Kontes Ternak Domba Garut pada hari pertama, rangkaian ILGC berlanjut dengan Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) pada hari kedua dan ketiga (Rabu dan Kamis, 17–18 Juni 2026) dan dapat disaksikan secara langsung oleh masyarakat umum.
Baca Juga: Kementan Bongkar Penyebab Harga Beras Bertahan Tinggi Meski Stok Nasional Capai 5,3 Juta Ton
Program unggulan lainnya, Youth Farmers Day bertema “From Farm to Fame”, hadir sebagai wadah bagi generasi muda, startup, komunitas, dan pelaku industri untuk mengeksplorasi inovasi serta peluang pengembangan sektor peternakan. Kegiatan yang diselenggarakan bersama Kementerian Pertanian pada Kamis (18/06/2026) ini diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi peternak muda yang adaptif dan kreatif.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: