Gertak Teheran Jelang Penandatanganan, Donald Trump: Jika Iran Tak Patuh, Kita Bom Lagi!
Kredit Foto: Istimewa
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa kesepakatan damai yang baru saja diumumkan antara negaranya dengan Iran masih belum berstatus final. Otoritas tertinggi Amerika Serikat tersebut menyampaikan pernyataan krusial ini saat menghadiri forum internasional KTT G7 bersama perwakilan Mesir.
"Tidak, itu belum final," ujar Donald Trump di sela pertemuan bilateral bersama Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi.
Pihak Washington melayangkan peringatan keras bahwa mereka siap mengambil opsi pemulihan tindakan militer secara instan apabila Teheran mangkir dari komitmennya. Pernyataan berkadar ketegangan tinggi ini mencuat tepat dua hari menjelang jadwal seremonial penandatanganan dokumen pemulihan perdamaian di Swiss.
“Ini adalah nota kesepahaman. Jika saya tidak menyukainya, kita akan kembali menembaki mereka, menjatuhkan bom di kepala mereka,” kata Trump memberikan ancaman terbuka.
Baca Juga: FIFA Istimewakan Amerika, Trump Diberi Lampu Hijau untuk Ikut Momen Angkat Trofi di Piala Dunia 2026
Mantan pebisnis tersebut melontarkan kalimat destruktif secara berulang demi mempertegas posisi tawar militer negaranya di kawasan Timur Tengah. Trump memastikan agresi angkatan bersenjata akan langsung diaktifkan kembali jika pihak otoritas Iran kedapatan tidak berperilaku baik dalam menjalankan poin kesepahaman.
“Jika saya tidak suka, jika mereka tidak berperilaku baik, kita akan kembali menjatuhkan bom tepat di tengah kepala mereka,” sambung Trump secara lugas.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: