Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PLN Rampungkan Gardu 350 MVA, Dukung Pertumbuhan Industri Data Center

PLN Rampungkan Gardu 350 MVA, Dukung Pertumbuhan Industri Data Center Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bandung -

PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) mengoperasikan Gardu Induk (GI) 150 kV Sukamahi arah Pelanggan KTT 5 Digital Edge 1 pada 15 Juni 2026. Infrastruktur berkapasitas 350 Mega Volt Ampere (MVA) tersebut disiapkan untuk memasok kebutuhan listrik pusat data (data center) yang menjadi bagian dari pengembangan ekosistem ekonomi digital nasional.

Beroperasinya GI Sukamahi menjadi langkah penting dalam memperkuat infrastruktur pendukung industri pusat data yang membutuhkan pasokan listrik berkapasitas besar, stabil, dan berkelanjutan. Ketersediaan energi yang andal dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam menarik investasi sektor digital yang tengah tumbuh pesat.

General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, mengatakan gardu induk tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan strategis di sektor digital, termasuk operasional pusat data Digital Edge.

"Keberhasilan energize GI 150 kV Sukamahi arah Pelanggan KTT 5 Digital Edge 1 menjadi bukti kesiapan PLN dalam mendukung pertumbuhan industri digital Indonesia. Di era transformasi digital, keandalan pasokan listrik merupakan fondasi utama bagi operasional pusat data yang menjadi penggerak ekonomi digital. PLN akan terus menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkualitas guna mendukung daya saing bangsa di tingkat global," ujar Kishartanto, Rabu (17/6/2026).

Dari sisi ekonomi, keberadaan gardu induk tersebut memperkuat kesiapan Jawa Barat sebagai salah satu tujuan investasi pusat data. Pasokan listrik yang andal menjadi prasyarat utama bagi pengembangan fasilitas penyimpanan dan pengolahan data yang melayani kebutuhan komputasi awan (cloud computing), kecerdasan buatan (artificial intelligence), hingga layanan digital berskala besar.

PLN menilai pengembangan infrastruktur kelistrikan untuk pusat data juga berpotensi menciptakan efek berganda terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan investasi, penguatan rantai pasok industri digital, serta penciptaan lapangan kerja baru.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 3 (UPP JBT 3), Haryo Wisnuaji, mengatakan penyediaan listrik yang andal menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.

"Keberhasilan ini adalah hasil dari sinergi yang kuat antara PLN, pemerintah daerah, mitra kerja, dan masyarakat. Untuk itu kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelesaikan pembangunan gardu induk ini," ujar Haryo.

Meningkatnya kebutuhan layanan digital, termasuk cloud computingartificial intelligence, dan penyimpanan data, membuat ketersediaan infrastruktur ketenagalistrikan menjadi faktor krusial dalam pengembangan industri pusat data. Dengan beroperasinya GI 150 kV Sukamahi, PLN memperkuat fondasi pasokan energi yang dibutuhkan untuk menopang ekspansi ekonomi digital Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Annisa Nurfitri