Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Sebut Klien Tak Jujur, Elza Syarief Malah Diklaim Sudah Dicabut Kuasanya oleh Keluarga Sony Sonjaya

Sebut Klien Tak Jujur, Elza Syarief Malah Diklaim Sudah Dicabut Kuasanya oleh Keluarga Sony Sonjaya Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengacara Elza Syarief memutuskan mundur dari tim kuasa hukum tersangka Sony Sonjaya karena menilai kliennya tidak jujur. Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional tersebut kini tengah menghadapi proses hukum pidana di Kejaksaan.

Rekan sesama pengacara Sony yaitu Krisna Murti mengaku sangat terkejut atas pernyataan sepihak Elza. Elza disebut hanya sempat bertemu langsung dan mendampingi pemeriksaan klien mereka selama dua jam.

"Saya terkejut dengan pernyataannya Bu Elza. Karena kita terima kuasanya bareng, hari Rabu Pak Sony ditetapkan sebagai (tersangka) kuasa, kemudian Kamis Pak Sony diperiksa, saya dengan Bu Elza mendampingi sama-sama," kata Krisna Murti kepada wartawan pada Kamis (18/6/2026).

"Dan Bu Elza baru ketemu dengan Pak Sony baru dua jam, sama-sama dengan saya. Kenapa Bu Elza bisa bicara begitu, saya bingung. Bu Elza nggak pernah ketemu lagi dengan Pak Sony, cuma dua jam ketemunya hari itu juga," tambahnya mempertanyakan dasar tudingan tersebut.

Seluruh keterangan dari tersangka dipastikan sudah dituangkan secara lengkap ke dalam dokumen berita acara pemeriksaan. Krisna menyatakan keheranannya atas alasan ketidakjujuran yang dilontarkan oleh Elza ke ruang publik.

"Di mana nggak jujurnya, semua sudah dituangkan di dalam BAP. Nah, saya nggak ngerti apa statement-nya Bu Elza jadinya," ujar Krisna menegaskan transparansi kliennya.

Pihak keluarga Sony justru mengklaim telah mencabut kuasa Elza sejak awal pekan ini. Pemberitahuan resmi mengenai pemberhentian tersebut sudah disampaikan langsung kepada perwakilan pengacara yang bersangkutan.

"Saya diberikan kabar oleh keluarganya Pak Sony sehubungan dengan adanya Elza Syarief dicabut kuasanya pada hari Senin, gitu loh," ungkap Krisna meluruskan status hukum kepengacaraan Elza.

"Ya, kita dikasih kabarnya hari Senin, perihalnya gimana saya belum tahu alasannya dicabutnya karena apa. Karena kita itu kan individual, artinya bahwa beri kuasanya ada kantornya dia, ada kantornya saya. Jadi kantor kita masing-masing dikasih kuasanya. Cuma diberitahukan oleh keluarga (Sony Sonjaya) hari Senin, Elza resmi dicabut kuasanya oleh Pak Sony, gitu," pungkasnya menjelaskan mekanisme kerja tim hukum.

Baca Juga: 'Ada yang Dilindungi', Sony Sonjaya Tak Layak Jadi Justice Collaborator di Kasus MBG?

Elza menduga status *justice collaborator* untuk kliennya kemungkinan besar terancam batal diberikan oleh jaksa penyidik. Hal tersebut terjadi setelah ditemukannya ketidaksesuaian data materi perkara pascapemeriksaan saksi lain.

"Tidak jujur. Yang memberi berita itu kan Kejaksaan sendiri, terus saya juga dapat kabar juga sekarang ya, setelah saya mundur ini saya dapat kabar bahwa Kejaksaan belum tentu memberikan JC kepada SS setelah melihat fakta dari Asep ini gitu loh," bela Elza terkait keputusannya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy