Putin Eratkan Hubungan Rusia dan ASEAN, Jaga Prinsip Tidak Campur Tangan Urusan Internal
Kredit Foto: TASS/Russian Presidential Press and Information Office/Alexei Druzhinin
Hubungan antara Rusia dan ASEAN kembali ditegaskan melalui komitmen bersama untuk memperkuat kemitraan strategis yang telah terjalin selama 35 tahun. Dalam rangkaian KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kedua pihak memiliki visi yang sejalan dalam mendukung terciptanya tatanan dunia yang adil dan setara.
Pada resepsi untuk para peserta KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Rabu (17/6), Putin mengatakan Rusia dan negara-negara ASEAN sama-sama menjunjung prinsip kesetaraan kedaulatan negara serta menolak campur tangan terhadap urusan dalam negeri masing-masing.
"Kami bersama-sama mendukung pembentukan sistem tatanan dunia yang adil, mempertahankan prinsip-prinsip kesetaraan kedaulatan negara, dan tidak melakukan campur tangan dalam urusan internal," kata Putin.
Menurutnya, Rusia dan ASEAN memiliki kesamaan nilai moral, termasuk penghormatan terhadap identitas nasional dan keberagaman budaya serta peradaban dunia.
Putin menilai setiap negara memiliki jalur pembangunan masing-masing tanpa memaksakan pandangan kepada pihak lain. Ia menyebut pendekatan tersebut menjadi kekuatan bersama yang memperkuat hubungan Rusia dengan negara-negara Asia Tenggara.
Dalam sambutannya pada jamuan malam KTT ASEAN-Rusia, Putin juga menegaskan kesiapan negaranya untuk melanjutkan keterlibatan aktif dengan ASEAN guna memperkuat kemitraan strategis kedua pihak.
Ia menyebut kemitraan tersebut penting untuk mendukung keamanan, kesejahteraan, dan kemakmuran masyarakat di Rusia maupun kawasan Asia Tenggara, sekaligus berkontribusi terhadap stabilitas Eurasia secara umum.
Putin meyakini hubungan Rusia dan ASEAN akan terus berkembang di berbagai sektor, mulai dari politik dan keamanan hingga ekonomi, perdagangan, investasi, serta pertukaran budaya dan hubungan antarmasyarakat.
Menurut dia, kehadiran para pemimpin dan perwakilan negara ASEAN di Kazan mencerminkan komitmen bersama untuk membawa kemitraan strategis ke tingkat yang lebih tinggi.
Baca Juga: Di Hari Ulang Tahun, Trump Telepon Putin dan Minta Ini
Putin juga menyampaikan keyakinannya bahwa KTT ASEAN-Rusia akan menghasilkan kesepakatan untuk mendukung Deklarasi Kazan dan Rencana Aksi Bersama sebagai landasan penguatan kerja sama kedua pihak pada masa mendatang.
Ia optimistis hubungan Rusia dan ASEAN akan terus berkembang dengan berlandaskan ikatan persahabatan, semangat saling mendukung, serta pengalaman kerja sama yang telah terjalin selama lebih dari tiga dekade.
KTT ASEAN-Rusia berlangsung pada 17–19 Juni di Kazan dan digelar bertepatan dengan peringatan 35 tahun kemitraan ASEAN-Rusia. Di sela-sela penyelenggaraan KTT, Forum Bisnis Rusia-ASEAN juga digelar untuk memperkuat kerja sama ekonomi antara kedua kawasan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: