- Home
- /
- EkBis
- /
- Infrastruktur
Dorong Visi Baru, Hutama Karya Tak Hanya Ingin jadi Sebatas BUMN Konstruksi
Kredit Foto: Hutama Karya
PT Hutama Karya (Persero) menegaskan arah perusahaan untuk melampaui perannya sebagai perusahaan konstruksi, dari pengembang infrastruktur menjadi enterprise konstruksi berkelanjutan yang memimpin industri.
Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro memaparkan visi baru perusahaan, yakni Leading Sustainable Construction Enterprise and Infrastructure Developer.
Visi tersebut hadir sebagai kelanjutan dan penyempurnaan dari visi periode 2020–2025, dan membawa tiga pergeseran mendasar: perluasan peran dari pengembang infrastruktur menjadi enterprise konstruksi berkelanjutan, penegasan posisi dari "valuable" menjadi "leading" sebagai penggerak arah pembangunan nasional, serta masuknya unsur sustainable sebagai komitmen pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
"Perubahan visi dan misi bukan sekadar perubahan kalimat, tetapi penegasan arah strategis Hutama Karya dalam menghadapi tantangan dan peluang ke depan," ujar Koentjoro, Selasa (18/8/2026).
Visi tersebut diturunkan ke dalam empat misi perusahaan dan diterjemahkan secara visual melalui identitas baru LEADS CON.ID.
Pada tataran bisnis, Hutama Karya menetapkan peta jalan transformasi tiga tahap, meliputi Transform to Global Standard; Global Standard as a Culture; hingga Top of Mind yang dijalankan melalui tema strategis BRAVE: Business Resilience, Realigned Portfolio, Accelerated Growth, dan Value Enhancement.
Melalui tema tersebut, perusahaan menata ulang portofolio bisnis inti dan non-inti sekaligus menggarap pasar industri hilirisasi dan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Koentjoro menekankan bahwa keberhasilan arah baru tersebut bergantung pada kemampuan seluruh karyawan menerjemahkannya ke dalam pekerjaan sehari-hari.
"Saya berharap seluruh Insan Hutama Karya tidak berhenti pada memahami visi dan misi, tetapi mampu memaknai dan menerjemahkannya ke dalam tindakan nyata, mulai dari pekerjaan sehari-hari hingga pencapaian sasaran strategis perusahaan," ucapnya.
Komisaris Utama Hutama Karya Denny Abdi mengingatkan seluruh karyawan mengenai peran penting Hutama Karya dalam mendukung pembangunan nasional.
Baca Juga: Berantas ODOL, Hutama Karya-Kemenhub Integrasikan Bukti Lulus Uji Elektronik
Baca Juga: Dony Oskaria Panggil Adhi Karya, Danantara Perintahkan Masalah LRT City Segera Dibereskan
Baca Juga: Adhi Commuter Properti (ADCP) Hadapi Gugatan PKPU di Tengah Rugi Rp52,57 Miliar
Sebagai BUMN konstruksi pertama di Indonesia, Hutama Karya turut membangun infrastruktur yang menopang konektivitas, membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta memperluas akses masyarakat di berbagai daerah.
Berangkat dari peran tersebut, Denny mengajak seluruh karyawan merefleksikan perjalanan perusahaan sebagai modal untuk melangkah lebih jauh.
Tiga capaian yang menurutnya menjadi fondasi keberhasilan perusahaan kembali membukukan laba sejak 2023 hingga saat ini, posisi Hutama Karya di jajaran sepuluh BUMN dengan aset terbesar berdasarkan pemeringkatan 2024, serta kepercayaan negara melalui penugasan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera.
"Modal yang kita miliki hari ini menuntut kita berpikir lebih jauh. Hutama Karya harus menjadi beyond construction company, bukan berhenti sebagai perusahaan yang membangun, tetapi perusahaan yang memberi arah," tuturnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: