Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Beberapa Wilayah Di Bandung Mati Lampu Mendadak, Begini Penjelasan PLN

Beberapa Wilayah Di Bandung Mati Lampu Mendadak, Begini Penjelasan PLN Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemadaman aliran listrik secara mendadak dilaporkan melanda sejumlah wilayah strategis di Kota Bandung dalam beberapa waktu belakangan ini. Pihak otoritas kelistrikan daerah mengonfirmasi bahwa pemadaman ini terpaksa dilakukan akibat adanya kendala operasional pada fasilitas produksi energi mereka.

Berdasarkan data operasional di lapangan, cakupan wilayah yang terdampak mati lampu ini tersebar luas di area Bandung Raya. Khusus untuk wilayah Kota Bandung, gangguan distribusi listrik tersebut dilaporkan mengalir mulai dari kawasan Ujungberung hingga kawasan Buah Batu.

"PLN saat ini tengah mengerahkan seluruh sumber daya untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan menyusul adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik," kata Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Nurmalitasari, Rabu (17/6/2026).

"Untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak serta terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit agar pasokan listrik dapat kembali normal," jelasnya mengenai taktik penanganan krisis energi.

Baca Juga: PLN Punya Direktur Keuangan Baru, Ini Rekam Jejak Sulistyo Biantoro

Manajemen perusahaan pelat merah tersebut juga langsung melayangkan nota permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pelanggan yang aktivitasnya terganggu. Otoritas berjanji akan terus memperbarui informasi mengenai perkembangan perbaikan fasilitas kelistrikan ini melalui saluran komunikasi resmi secara berkala.

"PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perkembangan proses penanganan dan pemulihan akan terus kami informasikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," ucap Nurmalitasari memungkasi keterangan tertulisnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy