Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Setahun Mengaspal, Rocky Hybrid Bukukan 700 Pemesanan

Setahun Mengaspal, Rocky Hybrid Bukukan 700 Pemesanan Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jadi Satu-satunya Model Elektrifikasi Daihatsu, Rocky Hybrid Bukukan 700 SPK dalam Setahun sejak meluncur di Indonesia, Daihatsu Rocky Hybrid mulai menunjukkan penerimaan positif di pasar. Mobil hybrid pertama Daihatsu yang diperkenalkan pada GIIAS 2025 itu kini telah membukukan sekitar 700 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).

Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sri Agung Handayani mengatakan, angka pemesanan Rocky Hybrid terus bertambah seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi.

"Untuk SPK-nya sudah 700-an unit. Jadi masih banyak outstanding. Kebetulan supply sudah meningkat, tapi karena kemarin ada war (perang) itu kita nggak bisa hindari," kata Agung di Depok, Minggu (21/6/2026).

Meski pemesanan telah mencapai sekitar 700 unit, jumlah kendaraan yang sudah dikirim ke konsumen masih berada di bawah angka tersebut. Hingga saat ini, Daihatsu mencatat suplai Rocky Hybrid ke konsumen telah mencapai 545 unit secara kumulatif.

"Kumulatifnya (Rocky Hybrid) sudah suplai 545 unit ya," ujar Agung.

Rocky Hybrid menjadi model elektrifikasi andalan Daihatsu di Indonesia. Mobil ini masih didatangkan secara utuh atau completely built up (CBU) dari Jepang sejak pertama kali diperkenalkan pada ajang GIIAS tahun lalu.

Daihatsu membekali Rocky Hybrid dengan teknologi e-Smart Hybrid yang mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama kendaraan. Sementara mesin bensin 1.200 cc WA-VEX berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai.

Baca Juga: Sejumlah Dealer Daihatsu Tutup, Begini Respons Pabrikan

Baca Juga: Daihatsu Ungkap Strategi Jaga Performa Penjualan di Tengah Tekanan Ekonomi

Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 106 PS dan torsi 170 Nm. Adapun baterai hybrid yang digunakan memiliki kapasitas 0,74 kWh dengan tegangan 177,6 volt.

Selain menawarkan performa yang responsif, Rocky Hybrid juga mengandalkan efisiensi bahan bakar sebagai nilai jual utama. Daihatsu mengklaim konsumsi bahan bakarnya mencapai 28 kilometer per liter berdasarkan metode pengujian WLTC (Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Cycle).

Bahkan, berdasarkan standar pengujian JC08 yang digunakan di Jepang, konsumsi bahan bakarnya diklaim dapat mencapai 34,8 kilometer per liter.

Dengan capaian sekitar 700 pemesanan dalam setahun pertama penjualannya, Rocky Hybrid menjadi salah satu indikator meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan elektrifikasi, khususnya teknologi hybrid yang tidak memerlukan pengisian daya eksternal seperti mobil listrik murni.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman