Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pemerintah Akhirnya Beri Kejelasan Soal Berapa Lama Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Pemerintah Akhirnya Beri Kejelasan Soal Berapa Lama Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Indonesia memberikan jaminan bahwa pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa akan berhenti setidaknya dalam dua pekan ke depan. Kepastian itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad usai menggelar rapat bersama Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero).

Dasco mengatakan pemerintah telah mengurai satu per satu persoalan yang menyebabkan gangguan pasokan listrik di sejumlah wilayah Jawa dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Jokowi Cium Bau Intervensi usai Roy Suryo dan Dokter Tifa Enggak Ditahan Kejaksaan

“Kemarin kita sudah rapat bersama dengan ESDM, dengan PLN, dengan Kejaksaan, dengan Kepala Badan Intelijen Negara, kita urai satu per satu (persoalannya),” ujar Dasco, dikutip Rabu (24/6).

Menurut Dasco, hasil evaluasi tersebut membuat pemerintah optimistis gangguan pemadaman bergilir tidak akan kembali terjadi pada pekan ini maupun pekan depan.

“Sehingga InsyaAllah pemadaman listrik itu tidak akan terjadi lagi di minggu-minggu ini dan minggu ke depan,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa pemadaman listrik di Jawa dipicu gangguan teknis pada dua unit pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), yakni PLTU Cilacap 1 dan PLTU Cilacap 4.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno menyebut kedua pembangkit tersebut sedang menjalani perawatan.

“PLTU itu PLTU Cilacap 1 sama 4. Gitu, insyaallah udah enggak ada masalah kira-kira,” kata Tri.

Baca Juga: Netanyahu Ogah Ikuti Kesepakatan Iran-Amerika: Pasukan Israel Akan Tetap Bertahan di Lebanon

Ia menambahkan pemerintah terus memantau pasokan batu bara dan perbaikan tata kelola di PLN agar gangguan serupa tidak terulang kembali.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar