Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Gerindra Dituding Diam-diam Awasi Gibran, Ini Klarifikasinya

Gerindra Dituding Diam-diam Awasi Gibran, Ini Klarifikasinya Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Isu panas yang beredar di media sosial soal adanya rapat khusus Fraksi Partai Gerindra untuk mengawasi pergerakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akhirnya mendapat respons tegas.

Partai yang diketuai Presiden Prabowo Subianto itu membantah keras kabar tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang berpotensi memecah belah hubungan di internal pemerintahan.

Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, menegaskan bahwa tidak pernah ada rapat yang dipimpin Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, Budi Djiwandono, untuk membahas pengawasan terhadap Gibran.

"Saya selalu hadir dan ikut memimpin rapat-rapat di Fraksi Gerindra dan tidak ada perintah maupun pembahasan hal tersebut," kata Bambang, dikutip dari Antara, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa agenda yang sebenarnya dibahas dalam rapat fraksi justru berkaitan dengan kondisi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing anggota DPR. Fraksi Gerindra disebut fokus mengawal stabilitas ekonomi rakyat dan memastikan program pemerintah berjalan maksimal.

Baca Juga: Anak Buah Prabowo Tanggapi Isu Uang Demo Rp20 Juta Usai Bertemu Gibran

Bambang mengatakan para anggota DPR dari Fraksi Gerindra diminta aktif memantau ketersediaan kebutuhan pokok serta perkembangan harga bahan pangan di wilayah mereka.

"Yang ada adalah perintah untuk mengawasi ketersediaan pangan dan harga sembako di daerah pemilihan semua anggota DPR agar kita dapat memastikan kondisi masyarakat tetap terjaga daya belinya," ujar Bambang.

Lebih jauh, ia menilai isu yang mengaitkan Gerindra dengan pengawasan terhadap Gibran tidak hanya keliru, tetapi juga mengandung unsur provokasi. Bambang menegaskan hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tetap berjalan baik dan solid.

"Dan hubungan keduanya sangat baik. Ini gosip tidak benar dan cenderung memprovokasi dan mengadu domba," ungkapnya.

Baca Juga: PSI Teriak Prabowo-Gibran 2 Periode, PDIP Nyeletuk: Emang Prabowo Udah Pasti Mau?

Karena itu, Fraksi Gerindra meminta semua pihak lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi. Bambang menegaskan partainya tetap menghormati kebebasan pers, namun mengingatkan bahwa setiap pemberitaan harus didasarkan pada fakta dan data yang akurat.

Atas tudingan yang dinilai tidak berdasar tersebut, Partai Gerindra kini tengah mempertimbangkan langkah hukum berupa somasi terhadap pihak yang dianggap menyebarkan informasi menyesatkan dan merugikan nama baik partai.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri