Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Luhut Soroti MBG Tak Harus Dijalankan Sekaligus, Ini Sinyal Perubahan Skema

Luhut Soroti MBG Tak Harus Dijalankan Sekaligus, Ini Sinyal Perubahan Skema Kredit Foto: Cita Auliana
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak harus dijalankan secara serentak, melainkan berpotensi dilakukan bertahap demi menjaga efisiensi dan efektivitas pelaksanaannya di lapangan.

Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal adanya penyesuaian dalam pola implementasi program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Menurut Luhut, pendekatan bertahap dinilai lebih masuk akal jika melihat kompleksitas pelaksanaan program berskala nasional seperti MBG. Ia menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan program berjalan tepat sasaran tanpa membebani sistem pelaksanaan di awal.

Evaluasi terhadap MBG disebut sudah dilakukan pemerintah seiring program tersebut yang telah berjalan lebih dari satu tahun. Dengan durasi implementasi tersebut, pemerintah dinilai telah memiliki cukup data dan pengalaman untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan.

Dalam rangka evaluasi itu, Luhut telah bertemu dengan dua Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), yakni Agustina Arumsari dan Trenggono. Pertemuan tersebut membahas hasil survei, temuan lapangan, serta sejumlah masukan untuk perbaikan pelaksanaan program.

Dari hasil pembahasan tersebut, pemerintah menyoroti pentingnya efisiensi dalam setiap tahap pelaksanaan MBG. Salah satu poin yang mengemuka adalah perlunya mengidentifikasi masalah sejak awal agar implementasi program bisa lebih terukur.

“Ya sebenarnya efisiensi lagi. Jadi, meng-identify masalah juga, kenapa harus semua sekaligus. Kan bisa dibikin bertahap,” kata Luhut saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).

Luhut menegaskan bahwa evaluasi yang dilakukan bukan berarti mengubah arah kebijakan utama, melainkan memperbaiki mekanisme pelaksanaan agar lebih optimal. Ia menilai perbaikan tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan program prioritas pemerintah.

Baca Juga: Masyarakat Setuju DPR! Dana MBG Langsung Ditansfer ke Orang Tua Siswa

Ia juga menyebut bahwa setelah berjalan cukup lama, pemahaman terhadap pelaksanaan MBG di lapangan kini sudah jauh lebih matang. Hal ini menurutnya menjadi dasar penting untuk melakukan penyesuaian strategi ke depan.

“Tapi sekarang kan sudah hampir satu tahun lebih ya. Dan saya kira sudah lebih paham,” ujarnya.

Sebelumnya, Luhut juga mengingatkan bahwa MBG sebagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto harus dikelola berbasis data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang transparan agar tujuan peningkatan gizi masyarakat dapat tercapai secara efektif.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama