- Home
- /
- Government
- /
- Government
Prabowo: Pertumbuhan Ekonomi Tak Akan Tercapai Tanpa Stabilitas dan Kepastian Hukum
Kredit Foto: Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya dapat dicapai apabila didukung oleh stabilitas nasional, keamanan, dan kepastian hukum. Menurutnya, seluruh agenda transformasi ekonomi yang tengah dijalankan pemerintah membutuhkan fondasi tersebut agar mampu membawa Indonesia menjadi negara maju.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan amanat dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan (Satlat) Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026).
Prabowo mengatakan Indonesia saat ini sedang berada pada fase transformasi besar di tengah kondisi global yang dipenuhi ketidakpastian, ketegangan, dan konflik. Transformasi tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari ekonomi, birokrasi, pendidikan, pangan, hingga energi.
"Bangsa Indonesia sedang berada pada persimpangan sejarah. Kita sedang melakukan transformasi besar di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, di tengah dunia penuh ketegangan dan konflik," kata Prabowo.
Ia menjelaskan, transformasi tersebut bertujuan mewujudkan Indonesia sebagai negara modern yang makmur, berkeadilan, dan berlandaskan kedaulatan rakyat.
"Kita sedang melakukan transformasi ekonomi, transformasi birokrasi, transformasi pendidikan, transformasi pangan, transformasi energi. Transformasi kita adalah agar Indonesia menjadi negara yang modern, negara yang makmur dalam keadilan, negara yang berdiri di atas kedaulatan rakyat," ujarnya.
Baca Juga: Di Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo Dianugerahi Medali Kehormatan dari Polri
Menurut Prabowo, pembangunan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari situasi keamanan dan kepastian hukum. Tanpa kedua hal tersebut, iklim investasi akan terganggu dan target pertumbuhan ekonomi sulit tercapai.
"Saya ingin mengingatkan kepada kita semua, tidak mungkin ada kemakmuran tanpa stabilitas. Tidak mungkin ada pembangunan tanpa keamanan. Tidak mungkin ada pertumbuhan ekonomi dan investasi tanpa kepastian hukum," tegasnya.
Prabowo juga menilai pemerintahan yang bersih dan aparatur negara yang kompeten menjadi faktor penting untuk menciptakan keadilan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat. Ia menambahkan, kesejahteraan hanya dapat diwujudkan apabila negara mampu menghadirkan ketertiban dan rasa aman.
Karena itu, Presiden menilai peran Polri sangat strategis dalam mendukung keberhasilan agenda pembangunan nasional. Menurutnya, institusi kepolisian memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas yang menjadi prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi dan investasi.
"Karena itu, peran kepolisian sangat penting, sangat strategis, sangat menentukan," katanya.
Prabowo menambahkan, sejarah menunjukkan bahwa negara-negara yang berhasil membangun peradaban yang maju selalu ditopang oleh institusi kepolisian yang profesional dan dipercaya masyarakat. Sebaliknya, negara yang gagal umumnya tidak memiliki aparat penegak hukum yang mampu menjaga keamanan dan ketertiban.
"Sejarah peradaban manusia menunjukkan suatu peradaban yang berhasil memiliki kepolisian yang unggul. Itulah peradaban yang langgeng, yang bertahan lama, yang berhasil. Negara-negara yang gagal di antaranya adalah tidak mampu memiliki kepolisian yang baik," tuturnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah
Tag Terkait: