Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Disindir: Belum Pidato Kalau Belum Ngomong Asing

Prabowo Disindir: Belum Pidato Kalau Belum Ngomong Asing Kredit Foto: Youtube Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan dosen Institut Teknologi Bandung (ITB), Ardianto Satriawan, menyoroti pidato Presiden Prabowo Subianto yang mengingatkan agar demokrasi Indonesia tidak dibajak dan dirusak oleh kepentingan asing.

Ardianto menyindir bahwa setiap pidato Prabowo seolah wajib menyisipkan kata “asing” agar terasa lengkap.

'BELUM PIDATO KALAU BELUM NGOMONG ASING. ASING HARUS SELALU ADA," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Rabu (1/7).

Saat memberikan sambutan pada HUT ke-80 Bhayangkara di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026), Prabowo menegaskan bahwa seluruh rakyat harus menjaga demokrasi agar tidak disusupi oleh kepentingan asing.

"Tapi, keamanan demokrasi juga harus kita jaga. Janganlah demokrasi dibajak oleh mereka-mereka yang punya uang banyak. Janganlah demokrasi kita dirusak oleh kepentingan-kepentingan asing," ujarnya.

Baca Juga: Prabowo: Rakyat Lemah Harus Dilindungi, Orang Benar Harus Aman

Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan pendapat tidak boleh menjadi sumber kebencian dan perpecahan.

"Kita harus selalu mengutamakan persatuan dan kerukunan di antara kita. Polri harus menjaga penjaga, harus menjadi penjaga demokrasi yang dewasa, menjamin setiap warga negara dapat menyampaikan pendapatnya secara damai dan pada saat yang sama menjaga agar hukum tetap tegak dan ketertiban tetap terpelihara," katanya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya