Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Portugal vs Kroasia Jadi Laga Terakhir Salah Satu Legenda, Ronaldo atau Modric?

Portugal vs Kroasia Jadi Laga Terakhir Salah Satu Legenda, Ronaldo atau Modric? Kredit Foto: Getty Images
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pertemuan Portugal melawan Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026 dipastikan menghadirkan lebih dari sekadar perebutan tiket ke fase berikutnya, karena laga ini berpotensi menjadi penampilan terakhir Cristiano Ronaldo atau Luka Modric di panggung terbesar sepak bola dunia.

Duel yang digelar di Toronto Stadium, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB, menghadapkan dua kapten legendaris yang sama-sama memasuki usia 41 tahun dan diyakini sedang menjalani turnamen internasional terakhir dalam karier mereka.

Cristiano Ronaldo masih membawa ambisi besar mempersembahkan gelar Piala Dunia pertama bagi Portugal, sementara Luka Modric ingin mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Kroasia dengan prestasi terbaik.

Siapa pun yang kalah dalam pertandingan ini hampir dipastikan mengucapkan salam perpisahan kepada Piala Dunia, mengingat peluang tampil lagi pada edisi berikutnya sangat kecil.

Ronaldo dan Modric bukan hanya dikenal sebagai ikon tim nasional masing-masing, tetapi juga pernah membangun era kejayaan bersama di Real Madrid.

Selama membela klub raksasa Spanyol tersebut, keduanya sukses mempersembahkan dua gelar LaLiga dan empat trofi Liga Champions, sekaligus menjadi bagian dari salah satu generasi terbaik dalam sejarah klub.

Di level individu, keduanya juga mencatatkan prestasi luar biasa dengan total enam trofi Ballon d'Or yang diraih sepanjang periode 2008 hingga 2018.

Sepanjang sejarah Piala Dunia, Ronaldo dan Modric telah mengumpulkan total 47 penampilan, menjadikan pertandingan Portugal kontra Kroasia sebagai salah satu duel paling sarat pengalaman di babak gugur turnamen tahun ini.

Gelandang Portugal, Vitinha, mengaku merasa beruntung bisa bermain bersama Cristiano Ronaldo sekaligus mendapat kesempatan menghadapi Luka Modric.

"Saya punya keistimewaan bisa setim dan berkegiatan sehari-hari bareng Cristiano. Ini kehormatan buat saya. Saya juga ingin bersama Luka Modric lebih lama juga," ujar Vitinha.

Ia menilai Modric sebagai sosok yang ramah dan menyenangkan, namun tetap berharap Portugal menjadi tim yang melaju ke babak berikutnya.

Baca Juga: Ini Dua Skenario yang Bisa Wujudkan Duel Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026

"Sekilas saya lihat, dia orangnya sangat baik dan friendly. Tapi besok, salah satunya harus pulang duluan. Saya harap itu Luka Modric," kata Vitinha.

Laga ini pun menjadi salah satu pertandingan paling emosional di babak gugur Piala Dunia 2026 karena mempertaruhkan kelanjutan perjalanan dua legenda sepak bola yang telah mewarnai lebih dari dua dekade kompetisi dunia.

Bagi Ronaldo maupun Modric, pertandingan nanti bukan hanya soal kemenangan, melainkan juga kesempatan terakhir menjaga mimpi mengangkat trofi Piala Dunia sebelum menutup perjalanan panjang mereka bersama tim nasional.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama