Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyiapkan skema baru pengelolaan fasilitas olahraga agar tidak lagi menjadi beban anggaran pemerintah daerah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah membuka peluang kerja sama dengan sektor swasta dan klub olahraga untuk mengelola stadion maupun kompleks olahraga.
Erick mengatakan, banyak fasilitas olahraga yang telah dibangun menggunakan anggaran negara, tetapi pemanfaatannya belum optimal sehingga biaya perawatan terus membebani pemerintah. Karena itu, Kemenpora tengah berkoordinasi dengan sejumlah kementerian untuk menyusun mekanisme kerja sama pengelolaan aset.
"Kami meminta aset-aset ini bisa dikerjasamakan dengan klub olahraga atau private sector. Dengan kerja sama ini aset tetap terjaga, biaya perawatan tidak lagi sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah, dan ada pembagian keuntungan," ujar Erick di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, pengelolaan stadion tidak hanya bertujuan menjaga kondisi fasilitas olahraga, tetapi juga menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitarnya. Ketika stadion ramai digunakan untuk pertandingan maupun kegiatan masyarakat, pelaku usaha kecil dan UMKM juga akan ikut merasakan manfaatnya.
Erick mencontohkan, kawasan stadion dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas olahraga, hiburan, hingga pusat kuliner. Dengan begitu, fasilitas olahraga mampu menciptakan perputaran ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Majukan Industri Olahraga, Erick Thohir Pangkas Regulasi Besar-besaran
Pemerintah juga tengah menyiapkan renovasi 17 stadion di berbagai daerah. Namun, Erick menegaskan pembangunan maupun revitalisasi fasilitas olahraga harus dibarengi dengan model pengelolaan yang berkelanjutan agar tidak berakhir menjadi aset yang terbengkalai.
Ia menambahkan, Kemenpora bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian UMKM, Kementerian Keuangan, dan kementerian terkait lainnya sedang membahas kemudahan skema kerja sama pengelolaan aset olahraga. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemanfaatan stadion sekaligus memperkuat kontribusi sektor olahraga terhadap perekonomian daerah.
"Jangan sampai stadion yang sudah dibangun justru mangkrak. Yang kami dorong adalah aset olahraga menjadi hidup, dimanfaatkan masyarakat, menggerakkan UMKM, sekaligus menghasilkan nilai ekonomi," kata Erick.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman