- Home
- /
- EkBis
- /
- Infrastruktur
Ciptakan Dampak Berkelanjutan, Jababeka Infrastruktur Perkuat Sinergi dengan Berbagai Pihak
Kredit Foto: Jababeka
Anak usaha PT Jababeka Tbk, PT Jababeka Infrastruktur selaku pengelola Kawasan Industri Jababeka berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
"Bagi Jababeka, tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan komitmen untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak yang berkelanjutan. Kami percaya bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif," ujar Didik Purbadi, Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur yang dikutip di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Senada, Direktur PT Jababeka Infrastruktur, Vega Violetta Puspa, menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar program-program TJSLP dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.
“PT Jababeka Infrastruktur akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan yang berdampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat luas, sejalan dengan upaya mendukung pencapaian target SDGs dan agenda pembangunan berkelanjutan nasional,” kata Vega.
Lebih lanjut, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menciptakan kawasan dengan ekosistem yang terintegrasi di mana tempat perusahaan, talenta, dan komunitas tumbuh lebih cepat, beroperasi lebih efisien, serta bertransformasi menuju masa depan yang lebih hijau dan cerdas.
"Sebagaimana komitmen PT Jababeka Tbk, yakni tak hanya membangun kota mandiri berbasis industri terintegrasi saja, tapi Jababeka ingin membangun masa depan industri Indonesia," pungkasnya.
Atas upaya dan komitmennya tersebut, PT Jababeka Infrastruktur menerima penghargaan dalam ajang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSLP) / CSR (Corporate Social Responsibility) Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Dalam ajang tersebut, PT Jababeka Infrastruktur meraih enam (6) penghargaan sekaligus, yaitu Terbaik 1 Kategori Infrastruktur, Terbaik 1 Kategori Pengelola Kawasan Industri, Terbaik 2 Kategori SDGs Pilar Sosial, Terbaik 1 Kategori SDGs Pilar Ekonomi, Terbaik 1 Kategori SDGs Pilar Lingkungan, serta gelar Pemenang Top SDGs yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai bentuk pengakuan resmi atas kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025.
Top SDGs Award sendiri merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada perusahaan dengan rekam jejak terbaik secara menyeluruh dari ketiga pilar SDGs, yaitu pilar ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan capaian tersebut, PT Jababeka Infrastruktur menegaskan konsistensinya dalam menjalankan program pembangunan berkelanjutan secara terintegrasi.
Adapun rangkaian penghargaan ini merupakan buah dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam menjalankan program-program TJSLP yang menyasar aspek infrastruktur, lingkungan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar Kawasan Industri Jababeka. Salah satu program yang turut menjadi perhatian adalah penanaman mangrove di kawasan pesisir Muara Gembong, yang dijalankan sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir sekaligus melibatkan masyarakat setempat dalam pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Selain itu, PT Jababeka Infrastruktur turut mendorong pengembangan Pusat Daur Ulang (PDU) Mekarmukti, sebuah program pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang menghadirkan Mini Plant of Low Carbon Feed. Melalui fasilitas ini, limbah organik diolah dengan metode budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), yang membantu mengurangi volume sampah organik sekaligus membuka peluang nilai ekonomi baru bagi warga sekitar.
Keberhasilan program TJSLP juga tidak lepas dari peran aktif masyarakat sebagai mitra PT Jababeka Infrastruktur di lapangan, seperti Jahuri, Ketua RW 12 sekaligus Ketua Bumdes Mekarmukti, yang menginisiasi Mini Plant of Low Carbon Feed hingga berkembang menjadi Desa Eduwisata Mekarmukti dan meraih penghargaan Inovasi Program Unggulan KKN Universitas Pelita Bangsa 2024/2025; Sonhaji, Ketua Pokdarwis Alipbata, yang menggerakkan pelestarian dan ekowisata mangrove di Muara Gembong; serta Wiwi Marwiyah yang mendorong pemberdayaan ekonomi warga melalui keterampilan menjahit.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman