Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

JELI dan JECX Mentok ARA, Bid Jutaan Lot Mengular

JELI dan JECX Mentok ARA, Bid Jutaan Lot Mengular Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dua saham pendatang baru, PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), langsung menyentuh batas atas auto rejection (ARA) pada perdagangan perdana di Bursa Efek Indonesia, Senin (7/7/2026).

Berdasarkan data penutupan perdagangan sesi I, JELI menguat 25% dari harga penawaran Rp900 menjadi Rp1.125 per saham, sedangkan JECX naik 24,80% dari Rp1.250 menjadi Rp1.560 per saham.

Pada saham JELI antrean beli tercatat mencapai 2.810.109 lot tanpa antrean jual pada harga Rp1.125 per saham. Antrean tersebut setara 281,01 juta saham dengan nilai sekitar Rp316,14 miliar.

Sementara itu, JECX mencatat antrean beli 5.471.732 lot tanpa antrean jual pada harga Rp1.560 per saham. Antrean pembelian saham JECX setara 547,17 juta saham atau bernilai sekitar Rp853,59 miliar.

JELI mencatat volume transaksi 384.900 saham atau 3.849 lot pada sesi I, dengan frekuensi 2.039 kali dan nilai transaksi Rp433 juta. Saham produsen makanan dan minuman berbasis kelapa dengan merek INACO tersebut bergerak pada level Rp1.125 sepanjang sesi I. Harga pembukaan, tertinggi, dan terendah berada di level yang sama.

PT Niramas Utama Tbk menawarkan 266 juta saham baru atau 21,01% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Perseroan menetapkan harga penawaran Rp900 per saham dan menghimpun dana Rp239,4 miliar sebelum dikurangi biaya emisi.

Masa penawaran umum JELI mencatat kelebihan permintaan 273,37 kali pada porsi penjatahan terpusat dengan jumlah pemesan 630.491 investor. Dana IPO dialokasikan untuk penyertaan modal ke anak usaha, belanja modal, pembayaran sebagian utang jangka pendek, serta modal kerja.  

Di sisi lain, JECX mencatat volume perdagangan 389.100 saham atau 3.891 lot, frekuensi 1.914 kali, dan nilai transaksi Rp606,9 juta pada sesi I. Saham operator jaringan rumah sakit dan klinik mata JEC itu juga bergerak pada harga Rp1.560 sepanjang perdagangan sesi I.

Baca Juga: Diminati 606 Ribu Investor, IPO JELI Alami Kelebihan Permintaan 273 Kali

Baca Juga: RS Mata JEC Banderol Harga Saham Rp1.200-Rp1.400 Saat IPO! Investor Bisa Serok Mulai Juli

PT Nitrasanata Dharma Tbk menawarkan 487,98 juta saham atau 15% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO pada harga Rp1.250 per saham. Penawaran tersebut terdiri atas 325,32 juta saham baru dan 162,66 juta saham divestasi milik pemegang saham lama.

Total nilai IPO JECX mencapai Rp609,98 miliar, terdiri atas Rp406,65 miliar dari penerbitan saham baru dan Rp203,33 miliar dari penjualan saham divestasi. Kapitalisasi pasar perseroan saat pencatatan mencapai sekitar Rp4,07 triliun.

Pada masa penawaran umum, JECX mencatat kelebihan permintaan 62,5 kali pada porsi penjatahan terpusat dengan jumlah pemesan 555.699 investor. Dana dari penerbitan saham baru akan digunakan untuk pelunasan sebagian pinjaman bank, pengembangan anak usaha, serta modal kerja.  

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri