Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Baru Sepekan IPO, Yulie Sekuritas Borong 117 Juta Saham EMMI

Baru Sepekan IPO, Yulie Sekuritas Borong 117 Juta Saham EMMI Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) baru beberapa hari resmi melantai atau menjalankan initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), tapi sahamnya sudah menarik transaksi dalam jumlah besar.

Berdasarkan keterbukaan informasi per 13 Juli 2026, PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) tercatat membeli lebih dari 117 juta saham EMMI melalui skema repurchase agreement (Repo) untuk tujuan investasi.

Pembelian tersebut dilakukan dalam dua hari perdagangan setelah EMMI resmi mencatatkan sahamnya melalui penawaran umum perdana (IPO) pada 8 Juli 2026.

Pada 9 Juli 2026, sehari setelah IPO, Yulie Sekuritas membeli 106.838.100 saham EMMI dengan harga Rp470 per saham. Kemudian pada 10 Juli 2026, perusahaan kembali menambah kepemilikannya dengan membeli 10.200.000 saham di harga Rp494 per saham.

Setelah dua transaksi tersebut, total kepemilikan Yulie Sekuritas di EMMI melonjak menjadi 143.561.200 saham atau setara 8,24% dari total hak suara. Sebelumnya, perusahaan hanya memiliki 26.523.100 saham atau sekitar 1,52%.

Meski kini menjadi salah satu pemegang saham utama dengan kepemilikan di atas 5%, Yulie Sekuritas menegaskan bahwa pembelian tersebut tidak bertujuan untuk menjadi pengendali perusahaan. 

Dalam keterbukaan informasinya, Yulie Sekuritas juga menyatakan tidak memiliki rencana mengambil alih kendali EMMI.

Pada perdagangan Senin (13/7/2026), harga saham EMMI bergerak melemah. Saham perseroan ditutup turun 20 poin atau 4,08% ke level Rp420 per saham.

Baca Juga: Beda Nasib Emiten Anyar BACH dan EMMI di Tengah IHSG Anjlok

Baca Juga: BEI Sesuaikan Target IPO dengan Kondisi Pasar, Bidik 1.100 Emiten pada 2030

Padahal, pada hari pertama diperdagangkan, saham EMMI sempat mencatatkan kinerja impresif dengan menyentuh batas auto rejection atas (ARA) di level Rp585 per saham. Namun, setelah reli awal tersebut, harga saham mulai terkoreksi seiring tingginya volatilitas pasca menjalankan IPO.

Asal tahu saja, Esa Medika Mandiri (EMMI) resmi melantai di BEI pada 8 Juli 2026, dengan menawarkan 522,85 juta lembar saham di harga Rp470 per saham. Dari hasil IPO, perseroan menghimpun dana segar Rp245,7 miliar.

Dana hasil IPO EMMI akan digunakan untuk pembayaran utang sebesar Rp50 miliar, pembangunan gedung pabrik baru di Cikupa, hingga pembelian dan pengadaan alat kesehatan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dwi Aditya Putra