Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Messi Menangis usai Argentina Comeback Lawan Mesir, Lautaro Beri Penghormatan

Messi Menangis usai Argentina Comeback Lawan Mesir, Lautaro Beri Penghormatan Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lionel Messi tak kuasa menahan air mata setelah membawa Argentina meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Rekan setimnya, Lautaro Martinez, menilai sang kapten memang pantas menangis karena menjadi sosok yang kembali menginspirasi kebangkitan Albiceleste.

Laga yang berlangsung sengit itu sempat berjalan di luar harapan Argentina. Tim asuhan Lionel Scaloni tertinggal 0-2 hingga memasuki menit ke-75 dan berada di ambang tersingkir dari turnamen.

Situasi semakin berat setelah Messi gagal memanfaatkan peluang dari titik penalti pada babak pertama. Kegagalan tersebut membuat Argentina kesulitan mengejar ketertinggalan saat Mesir tampil disiplin menjaga keunggulan.

Namun, Messi kembali menunjukkan kualitasnya ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Pada menit ke-79, kapten Argentina itu mengirimkan assist yang berhasil dikonversi Cristian Romero menjadi gol untuk memperkecil kedudukan.

Hanya lima menit berselang, Messi mencetak gol penyeimbang yang menghidupkan peluang Argentina. Momentum itu kemudian disempurnakan Enzo Fernandez yang mencetak gol kemenangan sehingga Albiceleste memastikan tiket ke babak perempat final.

Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan wasit Francois Letexier, Messi terlihat menangis di lapangan. Momen emosional tersebut terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial sebelum akhirnya ia memeluk rekan-rekannya dalam perayaan kelolosan Argentina.

Lautaro Martinez mengatakan tangisan Messi merupakan luapan emosi yang wajar setelah perjuangan berat yang dilalui timnya sepanjang pertandingan. Menurutnya, sang kapten memiliki peran yang sangat besar dalam perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026.

"Dia pantas menangis," kata Lautaro Martinez, dikutip dari Bola VIP.

"Karena dia adalah panutan kami, pembimbing kami, orang yang paling banyak membantu kami," lanjutnya.

Baca Juga: Argentina Menang Atasi Mesir dengan Modal 2M

Pujian Lautaro mencerminkan besarnya pengaruh Messi di ruang ganti maupun di atas lapangan. Meski sempat gagal mengeksekusi penalti, pemain berusia 39 tahun itu mampu bangkit dengan menyumbang satu gol dan satu assist yang menjadi titik balik kemenangan Argentina.

Hasil tersebut memastikan Argentina melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Di tengah tekanan dan situasi sulit, Messi kembali membuktikan dirinya masih menjadi figur sentral yang mampu mengangkat performa Albiceleste ketika paling dibutuhkan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama