- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Perusahaan Haji Isam Ini Segera Gelar RUPSLB, Muncul di Tengah Rumor Akuisisi BYAN
Kredit Foto: Instagram @sekretariat.kabinet
Perusahaan milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin, 21 September 2026. Rencana tersebut menjadi perhatian pasar karena muncul di tengah rumor mengenai rencana akuisisi saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh Haji Isam.
Meski demikian, JARR belum mengungkapkan agenda yang akan dibahas dalam RUPSLB tersebut. Perseroan baru akan menyampaikan pemanggilan beserta mata acara rapat pada Jumat, 28 Agustus 2026 melalui situs penyedia e-RUPS, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan situs resmi perseroan.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, seperti diberitakan Selasa (18/8/2026), pemegang saham yang berhak menghadiri atau diwakili dalam RUPSLB adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham JARR hingga Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB.
Hak yang sama berlaku bagi pemilik rekening efek dalam penitipan kolektif PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan saham di tanggal tersebut.
Pemegang saham yang sahamnya tercatat dalam penitipan kolektif KSEI juga dapat memberikan kuasa secara elektronik melalui fasilitas eASY.KSEI. Pemberian kuasa tersebut dapat dilakukan kepada Biro Administrasi Efek JARR, yakni PT Adimitra Jasa Korpora.
Selain menghadiri rapat, pemegang saham juga memiliki kesempatan untuk mengusulkan agenda RUPSLB. Usulan dapat diajukan oleh satu atau lebih pemegang saham yang mewakili sedikitnya 5% dari seluruh saham dengan hak suara.
Usulan tersebut harus sudah diterima Direksi JARR melalui surat tercatat paling lambat tujuh hari sebelum pemanggilan RUPSLB.
Muncul Bersamaan dengan Rumor Akuisisi BYAN
Rencana RUPSLB JARR menjadi perhatian karena bertepatan dengan beredarnya rumor mengenai rencana Haji Isam mengambil alih sekitar 62% saham BYAN.
Rumor tersebut mencuat setelah sebuah laporan media daring menyebut Haji Isam bersama pemegang saham pengendali BYAN, Dato' Low Tuck Kwong, dan pemilik Republik Korpora Indonesia (RKI), Norman Joesoef, terlihat meninjau area operasional tambang BYAN di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Sabtu (15/8/2026).
Kabar tersebut kemudian memicu spekulasi mengenai kemungkinan adanya aksi korporasi di BYAN. Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi yang mengonfirmasi rencana akuisisi tersebut maupun hubungan antara RUPSLB JARR dengan rumor BYAN.
Maka dari itu, agenda RUPSLB JARR yang akan diumumkan pada 28 Agustus 2026 menjadi informasi yang dinantikan investor. Pengumuman tersebut diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai aksi korporasi atau keputusan penting yang akan dibahas perseroan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: