Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kripto Trump Anjlok, Anaknya Sendiri Rugi Rp10 Triliun

Kripto Trump Anjlok, Anaknya Sendiri Rugi Rp10 Triliun Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Putra Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Eric Trump, mengalami penurunan tajam nilai investasinya di sektor kripto setelah saham perusahaan tambang kripto American Bitcoin Corp merosot lebih dari 95 persen dari level tertingginya.

Berdasarkan perhitungan Bloomberg, kepemilikan Eric Trump sebesar sekitar enam persen di American Bitcoin kini telah kehilangan lebih dari US$600 juta nilai pasar atau sekitar Rp10.843.200.000.000 dengan kurs Rp18.072 per dolar AS.

Penurunan tersebut terjadi setelah harga saham perusahaan jatuh ke level terendah sepanjang masa di bawah US$6 pada perdagangan Rabu, jauh dari posisi puncaknya yang sempat menyentuh sekitar US$140 pada musim gugur tahun lalu.

American Bitcoin Corp didirikan Eric Trump pada tahun lalu sebagai perusahaan patungan yang berfokus pada bisnis penambangan aset kripto. Namun, perjalanan perusahaan tersebut tidak berjalan mulus seiring memburuknya kondisi pasar kripto sepanjang tahun ini.

Salah satu faktor yang membebani kinerja perusahaan adalah melemahnya harga Bitcoin yang telah turun lebih dari 40 persen sepanjang tahun. Kondisi tersebut memberikan tekanan besar terhadap profitabilitas bisnis penambangan kripto yang sangat bergantung pada harga aset digital tersebut.

Selain tekanan pasar, strategi bisnis American Bitcoin juga menjadi sorotan. Perusahaan memutuskan mengalihkan fokus dari pembangunan pusat data, yang saat ini menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan tinggi karena meningkatnya kebutuhan komputasi kecerdasan buatan (AI), menuju bisnis penambangan kripto yang dinilai lebih berisiko.

Ketika pasar kripto mengalami pelemahan, sejumlah perusahaan tambang memilih mengubah model bisnis dengan menyewakan infrastruktur dan peralatan komputasi mereka kepada perusahaan pengembang AI guna menjaga pendapatan. Namun, American Bitcoin tetap mempertahankan fokus pada aktivitas penambangan kripto.

Di tengah penurunan tersebut, Eric Trump justru menunjukkan optimisme terhadap prospek Bitcoin. Melalui unggahan di media sosial X pada 7 Juli, ia menyatakan perusahaannya telah memiliki lebih dari 8.000 Bitcoin.

Dalam sebuah siniar, Eric Trump juga menegaskan bahwa menjual cadangan Bitcoin yang dimiliki perusahaan merupakan langkah yang menurutnya akan menjadi "bencana besar."

Meski tetap percaya terhadap prospek aset digital itu, kondisi keuangan perusahaan terus mengalami tekanan. American Bitcoin dilaporkan membukukan kerugian lebih dari US$100 juta pada kuartal pertama tahun ini.

Baca Juga: Kalahkan Trump, Akankah Jokowi Manfaatkan Follower Besar di Instagram?

Saat menghadiri Konferensi Bitcoin di Las Vegas tahun ini, Eric Trump bahkan mengajak para investor tetap bertahan menghadapi gejolak pasar.

"Bertahanlah kawan-kawan, bertahanlah," kata Eric Trump.

Sementara itu, di sisi lain keluarga Trump, Donald Trump dilaporkan memperoleh lebih dari US$1,4 miliar dari berbagai bisnis kripto keluarga sepanjang 2025. Besarnya keuntungan tersebut memicu sorotan terkait potensi konflik kepentingan mengingat Donald Trump saat ini menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: