Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Malaysia Jadi Tuan Rumah Konferensi Teknologi Baterai ASEAN 2026

Malaysia Jadi Tuan Rumah Konferensi Teknologi Baterai ASEAN 2026 Kredit Foto: Istimewa

ABTC 2026 juga akan menghadirkan sejumlah pakar internasional, di antaranya Profesor Ying Shirley Meng dari University of Chicago dan Argonne National Laboratory, serta Profesor Khalil Amine, Argonne Distinguished Fellow sekaligus Direktur Advanced Lithium Battery Technology Programme.

Selain akademisi, sejumlah pemimpin industri dari organisasi seperti SEDA, MARii, Pertamina, A*STAR, dan Electric Vehicle Association of the Philippines (EVAP) dijadwalkan berbagi pandangan mengenai peluang dan tantangan pengembangan industri baterai di kawasan.

Chief Executive Officer International Battery Centre (IBC), Ts. Dr. Nurul Akmaliah Dzulkurnain, mengatakan ABTC telah menjadi wadah penting bagi negara-negara ASEAN untuk membangun industri baterai secara kolektif.

Baca Juga: INDEF Ungkap Efek Samping HPM Nikel: Bijih Sulit Terjual, Industri Baterai Terdampak

Menurutnya, setiap negara memiliki keunggulan yang berbeda, baik dari sisi kebijakan, riset, manufaktur, pembiayaan, maupun penerapan teknologi. Penyelenggaraan ABTC di Malaysia diharapkan semakin memperkuat konektivitas dan kolaborasi antarnegara dalam membangun industri baterai yang lebih kompetitif.

Selain forum diskusi, ABTC 2026 juga akan menjadi ajang pengumuman sejumlah kerja sama strategis yang mencakup pengembangan teknologi penyimpanan energi, proyek Battery Energy Storage Systems (BESS), hingga kolaborasi antara perusahaan teknologi dan energi dari berbagai negara di kawasan.

Berbagai kemitraan tersebut diharapkan dapat mempercepat inovasi, komersialisasi teknologi, serta pengembangan ekosistem baterai ASEAN.

Dengan mempertemukan pelaku industri dari seluruh rantai nilai, mulai dari penyedia material, produsen sel baterai, pembuat modul dan battery pack, integrator sistem, pelaku daur ulang, hingga pengguna akhir, ABTC 2026 diharapkan dapat memperkuat posisi ASEAN sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri baterai global.

Halaman:

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman