Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Strategi Mengelola Emas untuk Investasi Dana Pendidikan Anak

Strategi Mengelola Emas untuk Investasi Dana Pendidikan Anak Kredit Foto: Pegadaian
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mempersiapkan masa depan akademis anak saat ini bukan lagi sekadar urusan menyisihkan sisa uang belanja bulanan secara rutin.

Dengan rata-rata kenaikan biaya sekolah yang mencapai 10% hingga 15% per tahun, para orang tua dituntut untuk memiliki rencana matang agar dana tidak tergerus inflasi.

Mengandalkan tabungan konvensional di lembaga keuangan saja tidak cukup karena daya belinya berisiko terus mengalami penyusutan saat hari pendaftaran sekolah tiba.

Oleh karena itu, menentukan instrumen investasi pendidikan anak yang tepat menjadi kunci krusial. Dalam hal ini, emas hadir sebagai solusi yang relevan hingga sekarang.

Lantas, mengapa bisa demikian? Untuk mendapatkan jawabannya, jangan lewatkan pembahasan lebih lanjut di artikel berikut.

Emas Sebagai Pilihan Instrumen Investasi Dana Pendidikan yang Ideal

Memilih emas sebagai instrumen investasi pendidikan anak tentu bukan tanpa alasan. Berikut ini adalah beberapa keunggulan utama yang membuatnya layak untuk dipertimbangkan.

1. Stabilitas Nilai dalam Jangka Panjang

Emas termasuk aset yang mampu menjaga nilai riil dari inflasi. Saat nilai mata uang melemah dari tahun ke tahun, harga emas cenderung bergerak naik signifikan dalam jangka panjang.

Mengonversi anggaran pendidikan anak ke bentuk gramasi emas bisa memastikan bahwa nilai aset yang disisihkan hari ini akan tetap setara dengan biaya masuk sekolah di masa depan.

2. Tingkat Likuiditas Tinggi

Siklus pendaftaran sekolah terkadang menuntut pembayaran cepat yang tidak bisa ditunda, mulai dari uang buku, seragam, hingga biaya kegiatan ekstrakurikuler.

Berbeda dengan aset investasi lainnya, emas memiliki tingkat likuiditas yang tinggi sehingga dapat diubah menjadi uang tunai kapan saja ketika dibutuhkan.

3. Fleksibilitas Finansial Tanpa Beban

Banyak orang tua menunda berinvestasi karena merasa belum memiliki modal yang besar. Padahal, emas menawarkan fleksibilitas yang tinggi karena bisa dibeli dalam pecahan mikro.

Skema penyisihan dana secara konsisten untuk ditukar dengan gramasi emas ini sangat ramah bagi pos pengeluaran bulanan keluarga tanpa mengganggu stabilitas dapur.

Baca Juga: Jelang Tahun Ajaran Baru, Pegadaian Catat Gadai Naik 50%

Strategi Mengelola Emas untuk Dana Pendidikan Anak

Mengubah rencana menjadi aksi nyata tentu membutuhkan tahapan yang terukur. Adapun beberapa strategi mengelola emas untuk dana pendidikan anak yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Konversi Target Biaya ke Gramasi Emas

Mulailah dengan mengalihkan indikator target tabungan masa depan anak dari nominal mata uang menjadi berat gramasi emas.

Ambil contoh biaya masuk sekolah saat ini bernilai Rp50 juta dan harga emas berada di kisaran Rp2.670.000 per gram. Artinya, perlu mengumpulkan sekitar 18,7 gram emas.

Pendekatan ini dinilai efektif untuk mengunci nilai riil kebutuhan sekolah anak dari dampak lonjakan inflasi di kemudian hari.

2. Konsistensi Pembelian Skala Mikro

Sebaiknya, jangan menunggu mempunyai dana besar untuk membeli emas batangan pecahan besar. Sebagai gantinya, menabunglah secara rutin setiap bulan segera setelah menerima gaji.

Metode ini serupa dengan DCA (Dollar Cost Averaging), yaitu saat kamu terus menghimpun gramasi emas tanpa perlu pusing memikirkan naik-turunnya harga pasar harian.

Konsistensi mengumpulkan pecahan kecil ini jauh lebih berdampak daripada harus menunda investasi emas demi mengejar pecahan besar.

3. Manajemen Likuidasi Tepat Waktu

Emas adalah aset jangka menengah hingga panjang. Jadi, strategi likuidasi atau pencairan perlu direncanakan setidaknya 6-12 bulan sebelum anak memasuki jenjang sekolah baru.

Amati pergerakan pasar untuk menjual emas ketika harganya sedang berada di posisi puncak. Sifatnya yang likuid memastikan kamu bisa mendapatkan dana segar dalam waktu relatif cepat.

Baca Juga: Kenaikan BI Rate Berpotensi Dongkrak Bunga Pinjaman Pegadaian

Eksekusi Strategi Bersama Layanan Emas Pegadaian

Saat ini, mengelola emas jauh lebih praktis sekaligus inklusif sehingga tidak perlu repot memikirkan risiko kehilangan fisik di rumah.

Melalui produk Emas Pegadaian, investor emas bisa menjalankan investasi dana pendidikan anak secara modern, mulai dari Rp10 ribuan saja dengan jaminan backup 100% emas fisik.

Menariknya lagi, transaksi menabung emas bisa dilakukan secara online di aplikasi Tring! By Pegadaian dengan fitur Kantong Emas dan autodebet sehingga tabungan pendidikanmu lebih terencana.

Seluruh saldo akan terkumpul dalam bentuk emas digital murni yang keamanannya dijamin penuh oleh Pegadaian. Nasabah bisa mencairkannya secara fleksibel.

Tunggu apa lagi? Wujudkan langkah konkret untuk berinvestasi emas melalui aplikasi Tring! by Pegadaian atau transaksi langsung di kantor cabang Pegadaian terdekat sekarang!

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Istihanah

Tag Terkait: