Dipicu Krisis Memori, Pengiriman Smartphone Global Anjlok 11% di Kuartal II 2026
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Sementara itu, Apple menempati posisi kedua dengan pangsa pasar mencapai rekor 20% setelah pengirimannya tumbuh 3% secara tahunan. Counterpoint mencatat Apple menjadi satu-satunya produsen besar yang tidak menaikkan harga smartphone selama kuartal tersebut.
Permintaan terhadap seri iPhone 17 tetap kuat di sejumlah pasar utama sehingga menopang pertumbuhan perusahaan, meski penjualan di China masih mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.
Di sisi lain, Xiaomi, OPPO, dan vivo sama-sama mencatat penurunan pengiriman dua digit akibat tingginya biaya memori yang paling berdampak pada segmen ponsel murah dan menengah.
Meski demikian, Xiaomi masih mampu mempertahankan pangsa pasar sebesar 12% melalui penyederhanaan portofolio produk dan dukungan pembiayaan bagi mitra ritel. OPPO dan vivo masing-masing menguasai 11% dan 8% pasar global.
Baca Juga: Ngeri! Ini Dampak Nyata Fenomena 'Smartphone Zombie' yang Lagi Intai Remaja
Di luar lima besar, Google dan Huawei justru mencatat pertumbuhan pengiriman. Pengiriman smartphone Google naik 16% berkat performa seri Pixel 10 dan Pixel 10a, sedangkan Huawei tumbuh 6% didorong penjualan Mate 80, Nova 15, dan Enjoy 90.
Ke depan, Counterpoint memperkirakan pasar smartphone global masih akan menghadapi tantangan hingga 2027 karena krisis memori diperkirakan belum mereda.
Produsen diprediksi akan lebih fokus pada produk dengan margin keuntungan lebih tinggi, mengurangi model berbiaya rendah, meningkatkan penjualan perangkat refurbished dan generasi sebelumnya, serta terus mendorong segmen premium yang dinilai lebih tahan terhadap tekanan pasar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: