Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Messi Bidik Gelar Kedua, Tapi Supercomputer Jagokan Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Messi Bidik Gelar Kedua, Tapi Supercomputer Jagokan Spanyol di Final Piala Dunia 2026 Kredit Foto: Gemini/Wahyu Pratama
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lionel Messi tinggal selangkah lagi membawa Argentina mempertahankan gelar Piala Dunia. Namun, sebelum mengangkat trofi untuk kedua kalinya, La Albiceleste harus melewati tantangan berat dari Spanyol yang justru lebih diunggulkan oleh supercomputer.

Argentina akan menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Minggu (19/7/2026). Duel ini mempertemukan juara bertahan dunia melawan kampiun Eropa yang tampil impresif sepanjang turnamen.

Berdasarkan 10 ribu simulasi yang dilakukan supercomputer Opta, Spanyol memiliki peluang lebih besar untuk keluar sebagai juara dengan persentase 56,31 persen. Sementara Argentina mendapat probabilitas 43,69 persen untuk kembali mengangkat trofi.

Prediksi tersebut berubah setelah Argentina memastikan tiket final. Sebelumnya, Opta masih menempatkan Inggris sedikit lebih berpeluang melaju ke partai puncak dengan kemungkinan mencapai final sebesar 52,53 persen.

Namun, Lionel Messi dan kawan-kawan berhasil membalikkan prediksi tersebut. Argentina menyingkirkan Inggris dengan kemenangan 2-1 di semifinal dan memastikan kesempatan untuk mempertahankan gelar yang diraih pada Piala Dunia 2022.

Argentina datang ke final dengan catatan sempurna sepanjang Piala Dunia 2026. Tim asuhan Lionel Scaloni berhasil menyapu bersih seluruh pertandingan yang mereka jalani hingga mencapai laga puncak.

Bagi Messi, pertandingan ini menjadi peluang untuk menambah catatan emas dalam kariernya. Setelah berhasil membawa Argentina menjadi juara dunia pada 2022, pemain berusia 39 tahun itu kini berpeluang menjadi bagian dari sejarah sebagai pemain yang mampu membawa negaranya mempertahankan gelar.

Baca Juga: [BUKAN HOAKS], Lamine Yamal Dulu Dimandiin Messi, Kini Keduanya Bertarung di Final Piala Dunia 2026

Meski begitu, Spanyol bukan lawan sembarangan. La Roja tampil konsisten sejak fase grup dan terus menunjukkan performa terbaik hingga semifinal dengan mengalahkan Prancis 2-0.

Pasukan Luis de la Fuente sempat mengawali turnamen dengan hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde. Setelah itu, Spanyol bangkit dengan mencatat kemenangan atas Arab Saudi (4-0), Uruguay (1-0), Austria (3-0), Portugal (1-0), Belgia (2-1), hingga Prancis (2-0).

Dengan performa tersebut, Spanyol dianggap memiliki modal kuat untuk merebut trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah mereka. Namun, Argentina datang membawa status juara bertahan dan pengalaman Messi di panggung terbesar sepakbola.

Final Piala Dunia 2026 pun diprediksi menjadi duel sengit antara ambisi Spanyol meraih kejayaan baru dan misi Messi menciptakan sejarah bersama Argentina.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama