Netanyahu Beri Sinyal Serang Iran Tanpa AS, Negosiasi Damai Terancam Buyar
Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan negaranya siap mengambil tindakan militer terhadap Iran tanpa melibatkan Amerika Serikat (AS). Pernyataan itu muncul ketika Washington dan Teheran sedang mengintensifkan negosiasi untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lima bulan.
Netanyahu menegaskan Israel tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. Ia memastikan seluruh opsi tetap terbuka demi menjaga keamanan negaranya.
Dalam pernyataan pada Rabu (5/8/2026), Netanyahu menyinggung pernyataan Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran Ahmad Vahidi yang disebut menyatakan Iran akan terus mengembangkan program senjata nuklir.
"Hari ini kita mendengar Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, Ahmad Vahidi, mendeklarasikan bahwa Iran berniat untuk terus mengembangkan senjata nuklir," kata Netanyahu.
"Sebagai Perdana Menteri Israel, saya bertekad untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir," tegasnya.
Meski menyebut Amerika Serikat sebagai sekutu terdekat Israel, Netanyahu menegaskan negaranya siap bertindak sendiri bila diperlukan. Menurutnya, keamanan Israel tetap menjadi prioritas utama.
"Saya bertekad untuk melakukan apa pun yang diperlukan demi menjamin keamanan Israel," ujarnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah perkembangan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat. Qatar selaku mediator mengungkapkan bahwa pembicaraan kedua negara telah memasuki tahap lanjutan dengan saling bertukar draf proposal kesepakatan.
Baca Juga: Laporan Panas! Trump Disebut Cekcok dengan Menhan AS karena Amunisi Habis untuk Lawan Iran
Menteri Luar Negeri Qatar Majed al-Ansari mengatakan seluruh pihak masih berupaya mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi. Negosiasi itu diharapkan mampu mengakhiri perang yang telah memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan upaya untuk menggulingkan Republik Islam Iran telah gagal. Pernyataan tersebut memperlihatkan Teheran tetap menunjukkan sikap percaya diri di tengah proses negosiasi dan meningkatnya tekanan dari Israel.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: