Israel: Presiden Amerika Tak Bisa Diprediksi, Bahkan Soal Perang Iran
Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah Israel mengakui sulit memprediksi langkah dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pihaknya tak bisa menebak langkah politikus itu dalam menghadapi konflik yang terus memanas dengan Iran.
Pejabat Israel mengatakan bahwa keduanya masih berkomunikasi secara intensif. Namun, Trump sangat sulit ditebak, termasuk soal Perang Iran.
Baca Juga: Ahli Hukum: Kejaksaan Bisa Tangkap dan Tahan Menteri Tanpa Izin Prabowo, Apalagi Febrie Adriansyah
"Kami terus berdialog dengan mereka, tetapi satu hal adalah fakta: Trump tidak bisa diprediksi. Saat ini tampaknya mereka ingin meningkatkan intensitas serangannya terhadap Iran," ujar pejabat itu, dikutip Senin (20/7/2026).
Penilaian tersebut muncul ketika pemerintahnya melihat adanya kemungkinan meluasnya perang dari Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah.
Meski demikian, pejabat tersebut mengatakan masih terdapat upaya diplomatik yang dilakukan oleh utusan-utusan senior dari Trump. Steve Witkoff dan Qatar misalnya masih berusaha mempertemukan Amerika Serikat dan Iran. Mereka ingin kedua negara agar kembali membuka jalur negosiasi.
Menurut Israel, situasi saat ini membuat arah kebijakan sekutunya dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung perkembangan di lapangan maupun hasil komunikasi diplomatik. Karena itu, Israel memilih tidak hanya bergantung pada satu skenario.
Pihak keamanan dan militer setempat disebut telah diminta menyusun berbagai opsi operasional untuk menghadapi kemungkinan terbaik maupun terburuk. Langkah tersebut dilakukan karena pihaknya menilai setiap perubahan keputusan sang presiden dapat berdampak langsung terhadap situasi keamanan di Timur Tengah.
Baca Juga: Nasib Don Ritto Jadi Gambaran Jelas Adanya Kejanggalan di Kasus Febrie Adriansyah, Kata Peneliti UGM
Pemerintah Israel menyatakan akan terus memantau perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran. Hal itu dilakukan sembari memastikan seluruh kesiapan militer tetap berada pada level maksimal jika sewaktu-waktu diperlukan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: