Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Indonesia Not Bad! Prabowo Pamer Kerja Nyata: Tunjukkan Negara Mana yang Seperti Kita?

Indonesia Not Bad! Prabowo Pamer Kerja Nyata: Tunjukkan Negara Mana yang Seperti Kita? Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan penuh percaya diri saat memaparkan berbagai program subsidi dan bantuan pemerintah kepada masyarakat. Di hadapan para menteri dalam Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo menilai Indonesia memiliki kapasitas yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Menurut Prabowo, besarnya cakupan bantuan yang diberikan pemerintah menjadi bukti bahwa Indonesia merupakan negara yang kuat. Bahkan, ia mengajak para menterinya untuk bangga terhadap capaian pemerintah saat ini.

"Tunjukkan negara mana seperti kita? Pasti ada yang lebih hebat, pasti. Tapi untuk bangsa Indonesia, not bad-lah, ya. Jangan anggap enteng kita terus. We are strong," kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Prabowo kemudian membeberkan sejumlah angka penerima subsidi yang menurutnya menunjukkan besarnya komitmen negara kepada masyarakat.

Baca Juga: Prabowo Akui Baru Sadar Persoalan Indonesia Sebegitu Banyak dan Parahnya

Salah satunya adalah subsidi LPG yang telah menjangkau sekitar 66,4 juta rumah tangga. Ia menilai jumlah penerima subsidi tersebut bahkan jauh melampaui populasi beberapa negara tetangga.

"2 kali Malaysia. 12 kali Singapura. Boleh juga ya, Pemerintah Republik Indonesia. Saudara-saudara, saudara bangga jadi menteri? Bangga jadi Pemerintah Indonesia?" ujarnya.

Tak hanya LPG, Prabowo juga merinci berbagai bentuk bantuan lain yang saat ini disalurkan pemerintah. Di antaranya subsidi dan kompensasi solar bagi 484 ribu rumah tangga, serta subsidi dan kompensasi listrik sebesar Rp130 ribu hingga Rp150 ribu per bulan yang dinikmati sekitar 87 juta rumah tangga. Selain itu, pemerintah juga memberikan kompensasi untuk pengguna Pertalite.

Baca Juga: Hotman Lancang Bawa Nama Prabowo di Kasus Eks Jampidsus, Istana: Stop Kait-kaitkan!

"Kompensasi Pertalite, nah ini, Rp89.000 per bulan, 33 juta orang, 33 juta rumah tangga. Hampir 34.33.787.364 rumah tangga," ungkap Prabowo.

Program bantuan lainnya yang disampaikan Presiden meliputi diskon tarif kereta api bagi sekitar 1,3 juta penumpang, diskon angkutan laut untuk hampir 500 ribu penumpang, hingga bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng selama tiga bulan kepada 33,24 juta keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga 4.

Olehnya itu, Prabowo optimistis Indonesia akan menjadi negara yang semakin kuat dan makmur. Menurutnya, kekayaan bangsa harus dijaga agar tidak lagi mengalir keluar akibat berbagai praktik yang merugikan negara.

"We are strong, we are rich, and we will be richer. Kita akan lebih kaya saudara-saudara sekalian. Karena kita tidak mau jadi lugu lagi. Kita terlalu lugu. Lugu, terlalu naif ya, terlalu baik," tegasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri