Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

AS Mengakui Prajuritnya Jadi Korban Lagi Akibat Serangan Iran

AS Mengakui Prajuritnya Jadi Korban Lagi Akibat Serangan Iran Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Warta Ekonomi, Jakarta -

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) mengonfirmasi kematian prajurit militer AS ketiga yang sempat dilaporkan hilang pascaserangan udara Iran terhadap pangkalan militer AS di Yordania.

Prajurit yang tewas teridentifikasi sebagai Sersan Angel S. Rampersad (28) asal Ozone Park, New York. Dengan ditemukannya Rampersad, total prajurit AS yang gugur akibat serangan yang terjadi pada Jumat (17/7/2026) lalu tersebut resmi bertambah menjadi tiga orang.

Serangan Iran ke pangkalan udara AS di Yordania mendongkrak secara signifikan jumlah korban di pihak militer Paman Sam. Pentagon mencatat, total korban luka maupun tewas dari pihak militer AS telah melonjak hingga mendekati 100 orang dalam dua pekan terakhir.

Rentetan insiden mematikan tersebut tidak hanya terjadi di Yordania:

Insiden Pangkalan Yordania: Tiga prajurit AS dipastikan tewas akibat hantaman serangan langsung Iran.

Insiden Irak Utara: Seorang tentara AS tewas terpisah pada Minggu (19/7/2026) saat melakukan peledakan terkendali terhadap drone serang satu arah milik Iran yang jatuh.

Merespons jatuhnya korban jiwa di pihak mereka, pasukan militer AS terus melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah target strategis di wilayah Iran. Pada Selasa (21/7/2026), penyerangan udara AS memasuki malam ke-11 secara berturut-turut.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menegaskan bahwa operasi militer balasan tersebut dirancang secara intensif untuk melemahkan ancaman Iran terhadap navigasi pelayaran komersial, khususnya di jalur vital Selat Hormuz.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait: