Adu Mekanik Mobil Listrik Rp300 Jutaan BAIC T1 vs GAC Aion UT, Mana yang Lebih Unggul?
Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
Persaingan mobil listrik di Indonesia semakin ramai dengan hadirnya berbagai model baru dari pabrikan China. Salah satu pendatang terbaru adalah BAIC T1 yang langsung menyasar segmen mobil listrik Rp300 jutaan. Kehadirannya membuat persaingan semakin menarik, terutama dengan GAC Aion UT yang lebih dulu meluncur di Tanah Air.
Keduanya sama-sama menawarkan desain modern, fitur melimpah, serta teknologi elektrifikasi terkini. Namun, di balik kesamaan tersebut, masing-masing memiliki keunggulan yang bisa menjadi pertimbangan calon konsumen.
Harga
BAIC T1 dipasarkan dengan harga sekitar Rp375 jutaan (OTR Jakarta), sedangkan GAC Aion UT tersedia dalam beberapa varian dengan banderol mulai sekitar Rp330 jutaan hingga Rp390 jutaan.
Dengan rentang harga yang tidak terpaut jauh, kedua mobil ini menyasar konsumen yang menginginkan kendaraan listrik pertama dengan fitur lengkap tanpa harus merogoh kocek hingga di atas Rp400 juta.
Dimensi
Dari sisi ukuran, BAIC T1 memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, serta wheelbase 2.750 mm.
Sementara itu, GAC Aion UT sedikit lebih panjang dengan dimensi 4.270 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.575 mm, dan wheelbase mencapai 2.750 mm.
Artinya, keduanya menawarkan kabin yang sama-sama lapang dengan jarak sumbu roda identik. Selisih dimensi bodi pun relatif tipis sehingga kenyamanan penumpang diperkirakan tidak akan berbeda jauh.
Motor Listrik dan Baterai
BAIC T1 dibekali motor listrik bertenaga 70 kW atau sekitar 94 hp dengan torsi maksimum 176 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 42,3 kWh.
Di sisi lain, GAC Aion UT menawarkan tenaga yang lebih besar. Varian tertingginya menghasilkan tenaga hingga 100 kW atau sekitar 134 hp dengan torsi 145 Nm, dipadukan baterai LFP berkapasitas sekitar 50 kWh.
Baca Juga: BAIC T1 Siap Dirakit di Indonesia pada 2027, Bidik TKDN 60 Persen
Dari sisi performa, Aion UT unggul dalam tenaga maksimum. Namun, BAIC T1 memiliki torsi yang lebih besar sehingga berpotensi memberikan akselerasi awal yang lebih responsif, terutama saat berkendara di dalam kota.
Jarak Tempuh
BAIC T1 diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 425 kilometer berdasarkan standar CLTC.
Sementara itu, GAC Aion UT menawarkan jarak tempuh hingga sekitar 500 kilometer menurut standar CLTC pada varian baterai terbesar.
Perlu dicatat, angka tersebut berasal dari standar pengujian yang sama sehingga masih dapat dibandingkan secara umum. Namun, jarak tempuh riil tetap bergantung pada gaya berkendara, kondisi lalu lintas, serta penggunaan fitur kendaraan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman