Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
BAIC Indonesia kembali memperkuat kehadirannya di Jawa Barat dengan membawa seluruh jajaran produknya ke GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Bandung 2026.
Pameran yang berlangsung di Sudirman Grand Ballroom Bandung pada 9-13 September 2026 tersebut menjadi salah satu momentum bagi BAIC untuk memperkenalkan lebih dekat produk-produknya kepada konsumen di Bandung dan sekitarnya.
Sejumlah model yang dipamerkan meliputi BAIC BJ40 Plus, BAIC X55 II, BAIC BJ30 HEV, hingga BAIC T1 yang menjadi mobil listrik pertama BAIC di Indonesia.
Chief Executive Officer BAIC Indonesia Johnnathan Salim mengatakan Bandung menjadi salah satu wilayah yang dinilai memiliki potensi bagi perkembangan merek asal China tersebut.
"Bandung merupakan salah satu kota yang memiliki karakter konsumen yang sangat dinamis. Masyarakatnya memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap desain, teknologi, lifestyle, sekaligus value sebuah kendaraan," ujar Johnnathan.
Kehadiran BAIC di Bandung juga bertepatan dengan pembukaan dealer resmi 3S BAIC Soekarno Hatta. Dealer yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta No. 625, Sukapura, Kota Bandung, itu menyediakan layanan penjualan, servis, hingga suku cadang.
Fasilitas tersebut dikelola JHL Auto dan menjadi bagian dari upaya BAIC memperluas jaringan layanan di Jawa Barat. Perusahaan menilai penambahan jaringan dealer menjadi salah satu faktor penting seiring dengan pertumbuhan penjualan dan jumlah pengguna kendaraan BAIC.
Hingga Agustus 2026, BAIC Indonesia mencatat pertumbuhan penjualan 66 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
BAIC T1 Jadi Perhatian
Di antara produk yang dibawa ke GIIAS Bandung, BAIC T1 menjadi salah satu model yang cukup mendapat perhatian. Mobil ini merupakan battery electric vehicle (BEV) pertama BAIC yang dipasarkan di Indonesia.
Mengusung konsep "The Spacious Smart EV", T1 menyasar konsumen perkotaan dengan menawarkan kombinasi kabin yang lapang, teknologi, fitur keselamatan, serta kemudahan penggunaan sehari-hari.
Sebelum dipamerkan di Bandung, BAIC T1 telah menjalani pengujian bersama sejumlah media nasional. Sebanyak 30 jurnalis mengikuti perjalanan Jakarta-Bandung-Jakarta dengan jarak sekitar 412 kilometer.
Rute tersebut melewati berbagai kondisi jalan, mulai dari lalu lintas perkotaan dan jalan tol hingga tanjakan serta turunan di kawasan Lembang.
Dalam perjalanan tersebut, konsumsi energi rata-rata yang dicatat berada di angka 14,72 kWh per 100 kilometer. Angka tersebut setara dengan sekitar 6,7 kilometer untuk setiap 1 kWh energi.
Selain efisiensi, kenyamanan menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam pengujian tersebut. Suspensi, kekedapan kabin, ruang interior, desain, serta kemudahan pengoperasian menjadi sejumlah aspek yang dinilai positif.
Fitur Auto Parking Assist juga menjadi salah satu teknologi yang ditawarkan untuk membantu pengemudi ketika melakukan manuver dan parkir di ruang terbatas.
Chief Operating Officer BAIC Indonesia Dhani Yahya mengatakan pengalaman berkendara secara langsung menjadi cara untuk melihat bagaimana T1 digunakan dalam kondisi sehari-hari.
"Feedback dari rekan-rekan media menunjukkan bahwa kenyamanan, kelapangan kabin, kekedapan, serta kemudahan fitur menjadi beberapa hal yang paling diapresiasi," kata Dhani.
Baca Juga: Kemenperin Bidik TKDN Mobil Listrik 80 Persen, Industri Baterai Ikut Digenjot
Baca Juga: Wuling Hadapi Tantangan Baru, Pasar Mobil Listrik Kian Ramai
Baca Juga: Hampir 3 Mobil Listrik China Baru Meluncur Tiap Hari, Kualitas Baterai Jadi Tantangan
Tawarkan Bonus untuk Pembeli T1
Selama GIIAS Bandung 2026, BAIC juga memberikan program khusus bagi konsumen yang membeli T1.
Pembeli BAIC T1 mendapatkan dashcam dan portable charging secara cuma-cuma selama periode pameran.
Portable charging ditawarkan sebagai perangkat pendukung untuk pengisian daya, sedangkan dashcam menjadi perlengkapan tambahan untuk penggunaan kendaraan sehari-hari.
T1 sendiri dilengkapi sejumlah fitur yang menjadi bagian dari teknologi berkendara modern, termasuk ADAS Level 2, Automatic Parking Assist, panoramic sky roof, serta berbagai fitur konektivitas dan kenyamanan.
Kehadiran T1 sekaligus menandai langkah BAIC masuk lebih jauh ke segmen kendaraan listrik di Indonesia. Sebelumnya, portofolio BAIC di pasar domestik lebih banyak diisi kendaraan berbahan bakar konvensional dan hybrid.
Bawa BJ30 HEV hingga BJ40 Plus
Selain T1, BAIC menampilkan tiga model lainnya di GIIAS Bandung.
BAIC BJ30 HEV menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari SUV dengan teknologi hybrid. Model ini tersedia dalam pilihan penggerak roda depan (FWD) dan all-wheel drive (AWD).
Sementara itu, BAIC X55 II menyasar segmen SUV dengan karakter desain yang lebih modern dan sporty, sekaligus membawa sejumlah fitur teknologi serta keselamatan.
Untuk konsumen yang menginginkan kendaraan dengan karakter lebih tangguh, terdapat BAIC BJ40 Plus. Model tersebut mempertahankan desain boxy dan kemampuan penggerak 4x4 yang menjadi ciri khasnya.
Dengan hadirnya empat model sekaligus, BAIC mencoba menawarkan pilihan dari kendaraan listrik, hybrid, hingga SUV dengan karakter off-road kepada konsumen di Bandung.
Bagi BAIC, GIIAS Bandung 2026 juga menjadi bagian dari strategi memperluas jaringan dan meningkatkan eksistensi merek di Jawa Barat. Penambahan dealer dan kehadiran produk baru menjadi dua langkah yang berjalan beriringan dalam pengembangan bisnis BAIC di Indonesia.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dian Ihsan