Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

ENRG Bidik Dana Rp250 Miliar, Kupon Obligasi Ditawarkan 8,95%

ENRG Bidik Dana Rp250 Miliar, Kupon Obligasi Ditawarkan 8,95% Kredit Foto: EMP
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) kembali mengandalkan pasar obligasi untuk mendukung kebutuhan pendanaan operasional. Emiten migas tersebut berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026 senilai Rp250 miliar sebagai bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) senilai total Rp4 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (23/7/2026), obligasi tersebut menawarkan tingkat bunga tetap sebesar 8,95% per tahun dengan jangka waktu 370 hari kalender sejak tanggal emisi.

Penerbitan tahap IV melanjutkan realisasi PUB yang sebelumnya telah menghimpun dana Rp2,4 triliun melalui tiga tahap penerbitan. Dengan demikian, ENRG masih memiliki sisa plafon penerbitan sekitar Rp1,6 triliun yang dapat dimanfaatkan pada tahap berikutnya sesuai kebutuhan pendanaan perusahaan.

Seluruh dana hasil penerbitan obligasi akan disalurkan sebagai pinjaman kepada tiga entitas anak untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan operasional.

Alokasi terbesar, yakni 52,69%, akan diberikan kepada Kangean Energy Indonesia Ltd (KEI). Selanjutnya, sebesar 25,53% dialokasikan kepada PT EMP Tunas Energi (ETE), sedangkan 21,78% akan disalurkan kepada Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd. (EEES).

Manajemen ENRG menjelaskan, dana yang dipinjamkan kepada entitas anak akan digunakan untuk menunjang aktivitas operasional. Sementara itu, apabila pinjaman tersebut dikembalikan kepada induk perusahaan, dana akan dimanfaatkan kembali sebagai modal kerja.

"Apabila dana-dana yang dipinjamkan oleh perseroan ke anak usaha dikembalikan, maka perseroan akan gunakan dana tersebut untuk modal kerja di masa depan, seperti pembayaran biaya-biaya produksi, biaya-biaya penunjang lainnya, termasuk sewa fasilitas produksi, penyimpanan hasil produksi, biaya bahan bakar produksi, biaya gaji, serta pembayaran kewajiban usaha kepada pemasok maupun pihak ketiga," tulis manajemen ENRG.

Dari sisi jadwal, masa penawaran umum obligasi berlangsung pada 23 Juli 2026, sedangkan proses penjatahan dijadwalkan pada 24 Juli 2026.

Baca Juga: ENRG Kucurkan Rp1,09 Triliun ke 3 Anak Usaha untuk Bayar Utang dan Modal Kerja

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Siap Terbitkan Obligasi Rp3,5 Triliun

Baca Juga: TBIG Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,25 Triliun untuk Bayar Utang ke UOB

Selanjutnya, pengembalian dana pemesanan dan distribusi obligasi secara elektronik akan dilaksanakan pada 28 Juli 2026. Obligasi tersebut dijadwalkan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada 29 Juli 2026.

ENRG menetapkan pembayaran kupon dilakukan setiap tiga bulan. Pembayaran bunga perdana dijadwalkan pada 28 Oktober 2026, sedangkan pembayaran kupon terakhir sekaligus pelunasan pokok obligasi akan dilakukan pada 8 Agustus 2027 dengan skema bullet payment.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek dengan skema full commitment. Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) bertindak sebagai wali amanat yang mewakili kepentingan pemegang obligasi.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri