- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Pemegang Saham Vale SA Tunjuk Oliveira Jadi Chairman, Akhiri Polemik Pergantian
Kredit Foto: Reuters/Washington Alves
Pemegang saham Vale SA telah menyepakati pengangkatan Manuel Lino Silva de Sousa Oliveira sebagai Chairman baru dalam rapat yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) waktu setempat.
Penunjukan ini mengakhiri proses pergantian pimpinan yang sempat memicu perbedaan pandangan di internal perusahaan tambang terbesar di Brasil tersebut.
Mengutip Bloomberg, Kamis (23/7/2026), Oliveira meraih hampir 2 miliar suara, mengungguli Wakil Chairman Marcelo Gasparino yang memperoleh sekitar 1,1 miliar suara. Dengan hasil suara itu, dia akan menjabat sebagai Chairman Vale SA yang baru hingga April 2027.
Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga mengangkat mantan eksekutif BP Plc, Ieda Gomes Yell, untuk mengisi satu kursi kosong di dewan direksi. Setelah hasil pemungutan suara diumumkan, saham Vale menguat hingga 3,7% di Bursa Sao Paulo, menjadi salah satu saham dengan kenaikan terbesar di indeks Ibovespa.
Pergantian Chairman dilakukan setelah Daniel Stieler mengundurkan diri pada Juli 2026. Sebelumnya, dana pensiun Previ, salah satu pemegang saham terbesar Vale, mengusulkan pemberhentian Stieler sebelum masa jabatannya berakhir. Meski mayoritas anggota dewan menolak usulan tersebut, Stieler memilih mundur sebelum proses pemungutan suara digelar.
Pergantian pimpinan ini kembali memicu kekhawatiran investor terkait potensi campur tangan politik dalam tata kelola Vale.
Previ secara terbuka mendukung Oliveira, sementara Gasparino menilai pergantian Chairman di luar jadwal normal dapat mengurangi independensi dewan. Di sisi lain, dua lembaga penasihat investor, ISS dan Glass Lewis, juga mengeluarkan rekomendasi yang berbeda.
"Previ tidak mencalonkan Oliveira secara resmi, melainkan hanya memberikan dukungan. Dana pensiun tersebut juga hanya memiliki satu kursi di dewan setelah calon lain yang diajukannya gagal terpilih," ujar Manajemen Vale SA.
Baca Juga: Autoclave Tiba, Proyek HPAL Vale di Morowali Makin Dekat Beroperasi
Baca Juga: HERO Ditinggal Dua Petinggi Sekaligus, Komisaris dan Direktur Resmi Mundur
Oliveira memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun di industri pertambangan. Ia pernah menduduki berbagai posisi strategis di Anglo American, De Beers, serta menjadi anggota dewan unit logam dasar Vale.
"Pengalaman tersebut menjadi modal kuat bagi Oliveira untuk memimpin perusahaan," ungkap Manajemen Vale SA.
Penunjukan ini menjadi babak baru dalam tata kelola Vale setelah proses suksesi CEO pada 2024. Meski telah diprivatisasi sejak 1997, perusahaan masih menjadi perhatian investor karena pemerintah Brasil tetap memegang golden share yang memberikan hak veto terbatas atas sejumlah keputusan strategis.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: