Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Terbongkar! Pria Ngaku Dibegal Ternyata Tusuk Tangan Sendiri, Alasannya...

Terbongkar! Pria Ngaku Dibegal Ternyata Tusuk Tangan Sendiri, Alasannya... Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Aksi nekat seorang pria berinisial AC di Jakarta Barat berujung menjadi bumerang. Alih-alih berjalan mulus, rekayasa yang dibuatnya justru terbongkar setelah polisi menemukan banyak kejanggalan dalam laporan dugaan pembegalan yang ia buat.

Kasus bermula pada 22 Juli 2026 ketika AC mendatangi kantor polisi untuk melaporkan dirinya menjadi korban pembegalan di Jalan Kampung Malang, Cengkareng Barat.

Dalam laporannya, AC mengaku tas berisi uang tunai Rp1 juta dan sebuah laptop Lenovo Legion dirampas pelaku. Ia menyebut total kerugian yang dialaminya mencapai Rp27,3 juta.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP George Ruben AY menjelaskan, AC bahkan mengaku mengalami luka tusuk di lengan kiri karena sempat melawan para pelaku begal.

Berbekal laporan tersebut, Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat langsung melakukan penyelidikan dengan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, meminta keterangan pelapor, hingga mengumpulkan berbagai alat bukti.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Ingin Polisi Gunakan Senjata untuk Berantas Begal

Namun, proses penyelidikan justru mengungkap sejumlah kejanggalan. Setelah didalami, polisi akhirnya memastikan laporan pembegalan itu merupakan rekayasa.

Dari hasil pemeriksaan, AC mengakui dirinya sengaja membuat cerita tersebut agar dapat mengklaim asuransi kepada perusahaan pembiayaan tempat ia membeli laptop secara kredit.

Ia mengaku tertekan karena harus membayar cicilan laptop tersebut sehingga memilih merekayasa peristiwa pembegalan.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan fakta bahwa laptop yang disebut dirampas sebenarnya tidak pernah hilang. Perangkat tersebut diketahui sedang berada di sebuah tempat servis di kawasan Mangga Dua.

Pengakuan AC mengenai luka tusuk di lengannya pun ikut terbantahkan. Kepada penyidik, ia mengaku sengaja melukai tangannya sendiri menggunakan gunting agar kisah pembegalan yang dibuatnya terlihat meyakinkan.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, AC kemudian mendatangi Polres Metro Jakarta Barat untuk mencabut laporan polisi yang telah dibuat sekaligus merekam video klarifikasi.

Dalam video tersebut, ia menyampaikan permintaan maaf kepada Polri, khususnya jajaran Polsek Cengkareng dan Polres Metro Jakarta Barat.

"Motif saya melakukan itu karena saya ingin klaim asuransi dan menghentikan cicilan, itu semua disebabkan karena ekonomi," katanya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait: