Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

'Gimana Kalau Lawan Senjata Lengkap?' Soal Sayembara Dedi Mulyadi Tangkap Begal Berhadiah

'Gimana Kalau Lawan Senjata Lengkap?' Soal Sayembara Dedi Mulyadi Tangkap Begal Berhadiah Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Jakarta -

Komedian Sam Darma Putra Ginting atau akrab disapa Sammy Notaslimboy menyoroti program sayembara yang digelar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Program tersebut menjanjikan hadiah Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil menangkap pelaku kejahatan seperti begal, jambret, maling, hingga copet.

Menurut Sammy, program ini berbahaya meski dirinya belum mengetahui detail skemanya. Ia khawatir warga yang mencoba menangkap begal justru menghadapi risiko besar jika pelaku melawan dengan senjata lebih lengkap.

"Ini semacam sayembara vigilante gitu ya. Belum tahu detailnya, tapi jujur janggal dan bahaya sih. Gimana kalau begalnya ngelawan dan lebih jago dan senjatanya lebih lengkap?" tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (27/7).

Sebelumnya, Dedi Mulyadi mengumumkan sayembara tersebut melalui akun Instagram pribadinya, Kamis (23/7/2026). Ia menegaskan bahwa pelaku kejahatan yang ditangkap harus dalam keadaan hidup dan diserahkan ke kepolisian.

"Saya memberikan sayembara pada seluruh warga Jabar. Yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok kami siapkan hadiah dari Rp 5 sampai Rp 50 juta yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup," ungkap Dedi.

Selain itu, Dedi menginstruksikan agar Pemprov Jabar bersama Polda Jabar dan Polda Metro Jaya memperketat keamanan malam.

Baca Juga: Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Ditolak Yusril dan Pigai, Ada Apa?

"Siaga menghadapi begal. Kita terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, khususnya Polda Jabar, dan kita juga akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk siaga menghadapi berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat," tegas dia.

Ia meminta mobil patroli siaga setiap malam dengan lampu tanda bahaya menyala, serta Satpol PP dan Damkar berjaga di titik strategis untuk mengantisipasi segala kemungkinan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: