Kredit Foto: Cita Auliana
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan pihaknya masih memetakan daerah-daerah yang berpotensi mengalami kesulitan memenuhi kewajiban belanja wajib, termasuk pembayaran gaji pegawai. Hal ini menyusul adanya pemotongan Transfer ke Daerah (TKD).
"Sejak ada pemotongan TKD, kami menghitung mungkin ada daerah yang tidak bisa survive atau uangnya kurang untuk membayar gaji atau menjalankan aktivitas minimum. Jadi saya monitor terus setiap daerah di seluruh Indonesia," ujar Purbaya, Selasa (28/7/2026).
Bendahara Negara itu menjelaskan pemerintah sedang menghitung kebutuhan tambahan dana bagi daerah yang dinilai mengalami tekanan fiskal. Proses tersebut mencakup sekitar 490 pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
"Kita hitung mungkin berapa sampai seluruh 490 daerah yang mungkin akan mendapatkan tambahan dana," katanya.
Meski demikian, Purbaya menegaskan keputusan mengenai penyaluran tambahan dana tersebut masih menunggu arahan Presiden.
Baca Juga: Soal Tambahan TKD, Purbaya Mulai Petakan Daerah yang Kekurangan Dana
Baca Juga: Purbaya Yakinkan Pasar, Pengunduran Diri Perry Tak Akan Ganggu Stabilitas
"Tapi itu tergantung nanti petunjuk Bapak Presiden seperti apa. Jadi peluangnya ada, tinggal nanti petunjuk Bapak Presiden seperti apa," ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: